SMSI Sumut Dukung Kapoldasu Berantas Hoax

- Senin, 04 Maret 2019 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/1214_SMSI-Sumut-Dukung-Kapoldasu-Berantas-Hoax.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara (Sumut) mendukung sikap tegas Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH memberantas penyebar berita bohong atau hoax dan ujaran kebencian melalui media internet.

 

"Mari kita dukung langkah-langkah Pak Kapoldasu dan Kepolisian RI secara umum untuk memberantas siapa pun orangnya, kelompok, golongan, perorangan yang punya iktikad memecah belah masyarakat dengan menyebarkan berita-berita yang sifatnya fitnah," ujar Ketua SMSI Sumut Zulfikar Tanjung, Senin (04/03/2019).

 

Hal ini disampaikannya didampingi Sekretarisnya Erris J Napitupulu dan Wakil Ketua Chairum Lubis terkait tidakan tegas yang dilakukan Kapolda Sumut terhadap penyebar berita hoaks menjelang pemilihan Legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.SMSI Sumut juga mengapresiasi langkah kepolisian yang cepat dan tanggap, apalagi terkait komitmen Kapolri membentuk satgas untuk menangkal hoax di media sosial.

 

Ketua SMSI menilai pemberantasan penyebaran berita bohong penting agar tidak memecah belah masyarakat. "Ini harus ditindak. Ada hukumnya, ada aturannya. Media sosial harus dimanfaatkan untuk berkomunikasi, saling menyampaikan info yang benar," tuturnya.

 

Dia mempersilakan pengguna media sosial untuk mengkritik agar terjadi perubahan yang lebih baik, tetapi tidak menghujat, menghina serta memfitnah. Untuk pembuat berita yang tidak benar, apalagi menghasut rasa persatuan dan kesatuan bangsa, pihaknya menegaskan berkomitmen bersama Polri dalam memberantasnya.

 

Dengan sikap tegas ini lanjutnya Kapoldasu mampu memposisikan diri sesuai fungsinya, mengayomi dan sebagai pemegang amanah dalam pelayan penegakan hukum di masyarakat demi terciptanya kondisi yang kondusif di wilayah kerjanya.

 

Zulfikar Tanjung mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda yang notabene kaum millenial pemilih pemula di pesta demokrasi legislatif maupun Pilpres tahun ini, menjauhi diri dari pemberitaan palsu atau berita bohong yang disebut hoax. "Waspada! Kaum millenial dekat dengan gadget. Hati-hati hoax. Jangan karena iseng, lalu sembarangan share berita di medsos, lalu terjebak hoax dan terperangkap persoalan hukum. Ingat, UU ITE menunggu," tegasnya.

 

Masyarakat khususnya generasi milenial berulang diingatkannya harus cerdas menyikapi berita tentang dinamika terkait pemilu dan pilpres serta melakukan cek dan ricek. "Jangan telan mentah-mentah," tegasnya.

 

Zulfikar yang juga Ketua Seksi Pempolkam PWI Sumut ini memaparkan betapa bahayanya berita hoax sebab hoax adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya.“Saya mengimbau agar mencari yang resmi dan hindari informasi hoax atau palsu. Serta menggunakan hak politik dalam memilih secara dewasa,” ujar Zulfikar yang juga Refaktur Senior Harian Mimbar Umum Medan. 

 

Hoax lanjutnya paling banyak disebarkan melalui artikel dari sumber-sumber yang tidak terpercaya dan abal-abal, yaitu dari media yang tidak taat pada etika jurnalistik serta media sosial. Media tersebut dapat berupa blog hyperpartisan, atau dari media online yang khusus dibuat untuk memproduksi Hoax, SARA, dan ujaran kebencian terhadap satu kelompok tertentu. Artikel dan video dari media online tersebut sengaja didistribusikan melalui media sosial, hingga kemudian tampil di newsfeed media sosial.

 

Sangat berbahaya apabila yang berita yang direkomendasikan oleh media sosial tersebut banyak berisi hoax. Dan hal itu kini bukan lagi sebuah kekhawatiran, tapi sudah menjadi kenyataan sosial yang harus dihadapi dan diantisipasi.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kolaborasi Bank Sumut dan Media Kunci Pembangunan Daerah yang Berkah

Peristiwa

Redam Hoax Jelang Pilkada, Polda Sumut Gelar FGD Cooling System Bersama Puluhan Wartawan

Peristiwa

Polri Bentuk Direktorat Siber, Polda Sumut: Antisipasi Kejahatan Siber dan Hoaks

Peristiwa

Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto

Peristiwa

HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolda Sumut: Bangkitkan Ekonomi Demi Kemakmuran Masyarakat