DPRD Sumut Desak Poldasu Tangkap Pelaku Illegal Logging Hutan Sibongkaras Dairi

- Rabu, 20 Februari 2019 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022019/8759_DPRD-Sumut-Desak-Poldasu-Tangkap-Pelaku-Illegal-Logging-Hutan-Sibongkaras-Dairi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat, Leonard S Samosir mendesak Poldasu untuk bergerak cepat mengusut tuntas sekaligus menangkap pelaku illegal logging di kawaan hutan Desa Sibongkaras, Kecamatan Silimapungga-pungga, Kabupaten Dairi, karena masyarakat sudah lama menunggu penuntasan kasus tersebut.

 

“Kita berharap kepada Poldasu agar pelaku illegal logging ini segera ditangkap dan dijebloskan ke penjara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah 'meluluh-lantakkan' hutan Sibongkaras, sehingga daerah itu diterjang banjir bandang baru-aru ini,” ujar Leonard Samosir kepada wartawan, Rabu (20/02/2019) di DPRD Sumut.

 

Leonard menilai pengungkapan kasus illlegal logging ini terkesan lamban dan masih 'jalan di tempat', sehingga dibutuhkan gerak cepat aparat kepolisian guna menangkap pelakunya demi tegaknya supremasi hukum sekaligus membuat efek jera bagi pelaku perusak hutan di Dairi khususnya di Sumut umumnya. “Perlu diketahui, akibat ulah oknum pelaku illegal logging ini, Desa Sibongkaras baru-baru ini diterjang banjir bandang, sehingga kawasan itu porak-poranda, rumah penduduk dan ratusan hektar areal pertanian hancur-lebur,” tegas anggota FP Golkar ini.

 

Berkaitan dengan itu, anggota Komisi D ini sangat berharap kepada aparat kepolisian segera mengungkap kasus illegal logging ini secara tuntas dengan menangkap pelakunya, karena ulah segelintir oknum mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya membabati hasil-hasil hutan, rakyat Dairi yang menjadi korbannya. Berdasarkan pengakuan Leonard, kawasan Desa Sibongkaras sebelum hasil hutannya 'dibabat' kelompok mafia illegal logging, dikenal sebagai kawasan lumbung beras dan penghasil ikan mas terbaik di Kabupaten Dairi, karena airnya sangat cocok dengan budidaya ikan mas.

 

“Tapi setelah mafia kayu memporak-porandakan hutan, semuanya menjadi berubah drastis. Apalagi setelah diterjang banjir bandang, tentunya daerah lumbung beras dan budi daya ikan mas akan tinggal kenangan. Ini terjadi dikarenakan ulah segelintir orang,” tegas Leonard dengan penuh kecewa sembari berharap kepada Poldasu untuk bergerak cepat menangkap pelaku perusak hutan dimaksud. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut

Peristiwa

Audiensi IKLAB RAYA, Erni Ariyanti Tanggapi Pemekaran Sumatera Timur dan Sekolah Unggulan

Peristiwa

Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur

Peristiwa

Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun

Peristiwa

Hari Pers Nasional, Sutarto Ajak Insan Pers Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Peristiwa

Pj Sekda Medan Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Sumut