Ciptakan Pemilu 2019 yang Damai dan Kondusif, Wali Kota Tanjungbalai Bersama FKUB Sebar Spanduk ke Rumah Ibadah

- Minggu, 17 Februari 2019 08:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022019/593_Ciptakan-Pemilu-2019-yang-Damai-dan-Kondusif--Wali-Kota-Tanjungbalai-Bersama-FKUB-Sebar-Spanduk-ke-Rumah-Ibadah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Guna menciptakan Pemilu 2019 yang damai dan kondusif, Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tanjungbalai menyerahkan spanduk kepada Perwakilan Umat Beragama se-Kota Tanjungbalai guna dipasang ditiap lokasi rumah ibadah yang ada di Kota Tanjungbalai. 

 

Penyerahan Spanduk secara Simbolis diserahkan langsung oleh Wali Kota bersama Forkopimda Kota Tanjungbalai dan Ka. Kantor Kemenag di Masjid Raya Sultan Abdul Jalil Ahmadsyah, Kota Tanjungbalai.Spanduk tersebut berisi penolakan bila rumah ibadah digunakan sebagai tempat kampanye, penyebaran hoax, SARA dan radikalisme.

 

Kegiatan ini dilakukan oleh FKUB Kota Tanjungbalai bersama Pemko Tanjungbalai, TNI, Polri‎, Pemkot, KPU, Bawaslu, Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama se-Kota Tanjungbalai.

 

Wali Kota Tanjungbalai, Syahrial menyampaikan menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif 17 Aprik mendatang menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas Kota Tanjungbalai dari hal yang tidak diinginkan.“Jangan Jadikan tempat ibadah sebagai lokasi kegiatan perpolitikan. Pemilu ini kan adalah pesta demokrasi. Namanya pesta itu harus dirayakan dengan ceria jangan sampai ada ujaran kebencian, SARA atau pun hoaks apalagi dilakukan ditempat ibadah,” ujar Wali Kota dilansir dari laman tanjungbalaikota.go.id, Minggu (17/02/2019).

 

"Kegiatan yang kita laksanakan saat ini mempunyai makna dan tanggungjawab bersama FKUB dalam menjaga kerukunan menjelang Pemilu. Dimulai dari Masjid Raya ini dan akan ditebar ke seluruh tempat ibadah se Kota Tanjungbalai. Kita tetap perjuangkan Tanjungbalai sebagai Kota yang Toleran. Untuk itu peran serta masyarakat merupakan hal terpenting guna membantu Pemerintah Kota Tanjungbalai menjaga Kondusifitas daerah bila ditemukan Pelanggaran menjelang Pemilu. Agar Pemilu yang akan datang berjalan tertib tanpa merusak persaudaraan dan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini," pungkas Wali Kota menambahkan.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Peristiwa

Jawaban Prabowo Saat Diminta Gerindra Maju Capres Lagi di 2029

Peristiwa

DKPP Apresiasi KPU hingga Polri Sukseskan Pemilu 2024

Peristiwa

3 Putusan Terkini MK Terkait Pemilu, Termasuk Hapus Ambang Batas Capres

Peristiwa

Bom Sisa Zaman Penjajahan Ditemukan di Tanjung Balai

Peristiwa

PT 20% Dihapus, Komisi II DPR Bahas Jumlah Kandidat Pilpres Usai Reses