Dirpamobvit Polda Sumut Minta Mahasiswa Harus Pintar Bedakan Berita Hoax

- Minggu, 17 Februari 2019 08:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022019/2434_Dirpamobvit-Polda-Sumut-Minta-Mahasiswa-Harus-Pintar-Bedakan-Berita-Hoax.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) mengikuti dialog interaktif dengan tema 'Isu terkini tentang peraturan perundang-undangan terkait menjadi warga negara yang baik' dengan pemateri Kombes Pol Dr H Hery Subiansauri SH MH MSi selaku Dirpamobvit Polda Sumut, pertengahan pekan kemarin.

 

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Rektor II Dr Restu MS, Wakil Rektor III Prof Dr Sahat Siagian MPd, Wakil Rektor IV Prof Manihar Situmorang MSc PhD, Dekan dan Wakil Dekan se-lingkungan Unimed, serta tamu rombongan dari Polda Sumut.

 

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Prof Dr Sahat Siagian mengatakan dialog interaktif ini akan memberikan makna yang sangat baik kepada mahasiswa Unimed, apalagi tahun ini adalah tahun politik. "Jangan sampai mahasiswa salah mengartikan isu-isu yang berkembang saat ini dan berhati-hati dalam mengshare berita, bisa jadi itu adalah hoax. Kami harap mahasiswa mendapat gambaran yang jelas terhadap peraturan perundang-undangan saat ini. Kami percaya, mahasiswa Unimed terus memegang teguh moto the character building university dan dapat menjaga nama baik unimed. Semoga hubungan kerjasama dan silahturahmi ini tetap kita jalin dengan baik," ujarnya seperti dilansir dari laman unimed.ac.id, Minggu (17/02/2019).

 

Sementara itu, Kombes Pol Hery Subiansauri mengungkapkan pentingnya menghormati orang tua dan guru/dosen tanpa mereka kita bukanlah apa-apa. "Sebagai mahasiswa jika meminta dan menginginkan sesuatu gunakan cara-cara yang santun dan ikuti aturan-aturan yang berlaku. Berdemo dengan menghujat dan merusak, tidak akan menyelesaikan masalah justru membuat imej mahasiswa semakin buruk bagi masyarakat dan memperkeruh masalah. Gunakanlah cara-cara intelektual dan santun untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Semakin tinggi pendidikan seharusnya semakin baik budi pekerti dan cerdas dalam berperilaku," paparnya.

 

Selain itu, Dirpamobvit Polda Sumut meminta mahasiswa untuk tidak ikut terjerumus dalam hoax. Selain merugikan dan merusak nama baik orang lain, perilaku tersebut dapat dipidana secara hukum. 

 

“Media online saat ini dengan sangat mudah sekali menyebarkan hoax, apalagi tahun politik banyak sekali berita miring dan hoax yang beredar di masyarakat, kita harus bisa menfilternya apakah benar atau tidak beritanya, bermanfaat baik atau tidak, sumbernya kredibel atau tidak dan dampak dari berita yang kita bagikan. Saya juga pernah menjadi korban hoax dan difitnah oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membedakan mana berita yang benar dan berita yang bohong,” pungkas Kombes Pol Hery Subiansauri.(BS09)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam

Peristiwa

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Peristiwa

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Peristiwa

Kolaborasi Bank Sumut dan Media Kunci Pembangunan Daerah yang Berkah

Peristiwa

Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel

Peristiwa

Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik