IMM SUMUT: Menteri BUMN diminta evaluasi kinerja PT PLN Sumut

- Kamis, 17 Januari 2019 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012019/2433_IMM-SUMUT--Menteri-BUMN-diminta-evaluasi-kinerja-PT-PLN-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Peraturan Menteri ESDM nomor 38 tahun 2016 tentang Percepatan Elektrifikasi di Perdesaan belum berkembang, terpencil, perbatasan dan pulau kecil berpenduduk melalui pelaksanaan usaha penyediaan tenaga listrik skala kecil. Amanah  menteri ini tentunya perlu disikapi serius oleh PT PLN wilayah Sumatera  mengingat Indonesia Merdeka telah 74 tahun. 

 

Zikri Azizan Lubis Ketua DPD IMM Sumatera Utara meminta Menteri BUMN evaluasi kinerja General Manager PLN Sumatera Utara, pasalnya genjotan rasio elektrifikasi di Sumut yang dinilai lambat dan hanya penuh pencitraan. Pada peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke 73 lalu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mengklaim rasio elektrifikasi atau daerah yang telah menerima aliran listrik di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah mencapai 97 persen pada tahun 2019. 

 

“Tentu hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan fakta di Lapangan, sebab masih banyak desa-desa di Sumatera Utara seperti di kabupaten Padang Lawas Utara hampir 50 desa yang belum teraliri listrik (lihat data BPS Kecamatan Dolok Sigompulon dan Kecamatan Dolok dalam angka) menyusul di kabupaten Mandailing Natal juga mencapai 20 desa," jelas Zikri kepada Beritasumut.com, Kamis (17/01/2018).

 

Ironisnya lagi, sambung Zikri, di beberapa desa di Tapanuli Utara seperti Desa Sibargot yang cukup lama belum disentuh PLN. "Hal yang cukup memprihatinkan juga dirasakan masyarakat Desa Bukit Kijang dan Desa Kaki Delapan hampir 20 tahun di Kabupaten Asahan terkendala instalasi listrik yang melewati Perkebunan hingga hari ini masih menuai konflik dengan pihak perkebunan. Sementara anggaran yang digelontorkan pada program listrik desa (LISDES) ini sangat fantastis pada tahun 2018 mencapai Rp.661 Milyar," sambungnya lagi.

 

Zikri juga berharap kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) agar jangan absen atas dugaan kerugian negara pada program listrik desa yang dikelola oleh PT PLN Wilayah Sumut ini sebab Listrik menyangkut keberlangsungan hajat hidup orang banyak dan tidak boleh dipandang sebelah mata.

 

Secara khusus, Zikri juga meminta kepada DPR RI Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset teknologi dan Lingkungan hidup, Gus Irawan Pasaribu yang hari ini menjadi Ketua Komisi VII DPR RI yang daerah pemilihannya termasuk dari Sumut 2. "Kiranya beliau berkenan mendorong PT PLN wilayah Sumut agar serius dalam peningkatan rasio elektrifikasi di Sumatera Utara. Agar angka-angka yang disebutkan di atas tidak sekedar angka, tetapi benar-benar nyata dirasakan masyarakat," pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Evaluasi Kinerja Triwulan III, Pj Bupati Langkat Siap Sukseskan Pilkada dan Fokus Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Peristiwa

Walikota Pematang Siantar Tegaskan Evaluasi Kinerja Bukan untuk Cari Kesalahan

Peristiwa

SKPD Pemko Pematang Siantar Tandatangani Perjanjian Kinerja

Peristiwa

Terkait Isu "Persaingan Jenderal Polisi", IMM Sebut Tak Layak Dipertontonkan

Peristiwa

GMR Airport International Terpilih Jadi Mitra Strategis Pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu

Peristiwa

Wakil Walikota Medan Evaluasi Kinerja dari BPPRD Kota Medan