Beritasumut.com-Gereja GKII yang terletak di Jalan Ahmad Yani No. 90 Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar ludes terbakar. Saat peristiwa ini terjadi, personil Koramil 02/ST Kodim 0207/SML langsung menuju TKP untuk memberikan bantuan kepada jemaat Gereja yang akan melaksanakan kebaktian. Bersama tim gabungan, petugas langsung berusaha memadamkan api yang sedang berkobar, Senin (31/12/2018). Pantauan Koramil 02/ST, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Babinsa Koramil 02/ST Sertu Sipayung yang turun bersama dengan petugas mobil pemadam kebakaran dari perusahaan STTC menjelaskan Gereja GKII berbentuk rumah toko (ruko) dengan dua lantai. "Gereja ini berada berdempetan dengan ruko lainnya. Api tampak terlihat dari lantai dua gedung. Petugas pemadam langsung mencoba memadamkan api yang berkobar dari lantai dua. Menurut warga tidak ada kegiatan ibadah atau pun kegiatan lain saat api menjalar di dalam gedung," jelasnya. Sertu Sipayung menilai kebakaran ini akibat arus pendek di dalam gedung tersebut. Sertu Sipayung mengungkapkan pihaknya mengalami hambatan karena kekurangan mobil pemadam kebakaran."Petugas masih berusaha semaksimal mungkin memadamkan kobaran api di dalam gedung gereja itu. Sedikit mengalami hambatan karena kekurangan mobil pemadam di lokasi," terangnya. Menurut Babinsa Koramil 02/ST Sertu Sipayung, pihak berwajib masih mencari tahu penyebab kebakaran. "Kalau dugaan awal penyebab kebakaran dimungkinkan akibat hubungan arus pendek (korslet) dari percikan aliran listrik yang berada di pohon Natal (Pohon Cemara). Namun hingga saat ini, belum dapat dipastikan apa penyebab utama kebakaran," ujarnya didampingi rekannya, Serda Rohimin. Kebakaran yang terjadi menjelang pergantian tahun ini membuat puluhan masyarakat berbondong-bondong menyaksikan. Beekumpulnya warga di lokasi kebakaran membuat arus lalu-lintas macet dan kendaraan pemadam kebakaran susah untuk masuk. (Rel)