Beritasumut.com-Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH meresmikan Bank Sampah dan Taman The Gade Clean & Gold PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Kamis (27/12/2018) di Jalan Bromo Gang Kurnia, Kelurahan Tegal Sari Mandala 3, Kecamatan Medan Denai. Hadir dalam acara itu Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil I Medan, Hakim Setiawan, Kadis Kebersihan dan Pertamanan, HM Husni, dan segenap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan. Walikota mengapresiasi dan mendukung pembentukan Bank Sampah dan Taman The Gade Clean and Gold ini. "Ini sangat positif dalam membangun kepedulian masyarakat agar dapat memanfaatkan sampah sehingga bernilai ekonomis," ucapnya. Walikota memaparkan, pembentukan bank sampah ini mengacu pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan/ Kebersihan di Kota medan. Selain itu, pembentukan bank sampah ini juga terkait dengan adanya peningkatan volume sampah. "Mendirikan bank sampah adalah salah satu langkah yang tepat untuk dilakukan, karena di tempat ini sampah sudah dipilah menurut jenisnya dan cara seperti ini sangat efektif untuk mengurangi volume sampah yang kian hari semakin meningkat. Sampah organik misalnya, lanjut Walikota, dapat diolah kembali menjadi pupuk kompos yang berguna bagi petani untuk menyuburkan tanah. Sedangkan sampah anorganik berupa kertas, plastik, kain dan kaleng bekas dapat dibuat berbagai kerajinan tangan tentunya melalui tangan-tangan kreatif para pegiat bank sampah. Dengan demikian, sampah-sampah yang awalnya tidak berguna dan menumpuk di tempat sampah ataupun tempat pembuangan akhir bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Menurut Walikota, pelaksanaan bank sampah ini mengandung potensi ekonomi kerakyatan yang cukup tinggi, karena dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat dalam bentuk peluang kerja, penghasilan tambahan bagi pegawai bank sampah dan masyarakat penabung sampah. "Mari kita ambil manfaat sampah ini dengan berpedoman pada istilah from trash to cash pengembangan bank sampah ini nantinya harus menjadi milestone perwujudan pembangunan yang mengentaskan kemiskinan pembangunan yang mampu menciptakan peluang kerja, dan pembangunan yang melindungi dan melestarikan lingkungan hidup," sebut Walikota.(BS08)