Penmil PTRI Kunjungi Prajurit TNI Konga XXIII-M/Unifil di Lebanon Selatan

- Sabtu, 22 Desember 2018 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122018/7943_Penmil-PTRI-Kunjungi-Prajurit-TNI-Konga-XXIII-M-Unifil-di-Lebanon-Selatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia (Penmil PTRI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Brigjen TNI Fulad SSos MSi, mengunjungi Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis Konga XXIII-M/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt) yang tengah melaksanakan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.

 

Kedatangan Penmil PTRI Brigjen TNI Fulad disambut oleh Komandan Kontingan Garuda Unifil 2019 Kolonel Inf Aji Mimbarno SAP, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-M/Unifil Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, Dansatgas FPC (Force Protection Company) Letkol Inf Nur Wahyudi serta seluruh Perwira Satgas di Markas Indobatt UNP 7-1 Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, akhir pekan ini.

 

Dihadapan ratusan Prajurit TNI Konga XXIII-M/Unifil, Penmil PTRI Brigjen TNI Fulad menyampaikan tentang bagaimana peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. "Indonesia merupakan negara terbesar ke tujuh yang mengirimkan prajuritnya untuk tergabung dalam misi menjaga perdamian dunia dan untuk kali yang ke dua menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Fungsi dan tugas Penmil salah satunya mencari terobosan-terobosan dengan budget yang tidak terlalu besar, yaitu dengan cara bekerja sama dan membuat kesepakatan dengan negara-negara yang memiliki kontribusi besar dalam menyumbangkan pasukannya. Sehingga memunculkan peluang untuk personel Indonesia ikut menjaga perdamaian dunia baik sebagai prajurit maupun sebagai staf di PBB," Sabtu (22/12/2018).

 

Di sisi lain, Penmil PTRI juga menyampaikan tentang program ke depan dalam menyiapkan prajurit yang akan dilibatkan dalam misi perdamaian dunia, yaitu : Pertama, sebelum diterjunkan ke misi setiap prajurit harus dibekali dengan pengetahuan tentang perkembangan politik negara yang menjadi tujuan misi. Kedua, setiap prajurit harus memiliki kemampuan yang baik dalam menyelesaiakan setiap tugas.

 

Ketiga, tentang penambahan jumlah personel wanita dalam misi menjaga perdamaian. Keempat, prajurit yang akan diikutkan misi tidak hanya mendapat pelatihan standar United Nation (UN), namun juga harus memiliki standar nilai mutlak untuk dapat menjadi Peacekeeper. “Kepada seluruh prajurit untuk tetap melatih dan menggunakan kemampuannya dalam berbahasa Inggris, sehingga dapat memperlancar dalam setiap pelaksaan tugas dan memperoleh tambahan pengetahuan bahasa setelah menyelesaikan misi,” pungkasnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Panglima TNI Lakukan Tatap Muka Dengan Ratusan Prajurit di Batam

Peristiwa

PBB Anugerahkan Medali Tertinggi kepada Dua Prajurit TNI

Peristiwa

Aparat Terus Kejar Pelaku Penembakan 2 Anggota TNI di Maybrat Papua

Peristiwa

KSTP Serang Pos Pamtas TNI di Papua, Satu Prajurit TNI Gugur

Peristiwa

Empat Prajurit TNI Gugur Saat Kontak Tembak di Kabupaten Nduga Diberi Kenaikan Pangkat

Peristiwa

Mahkamah Konstitusi Sidangkan Permohonan Usia Pensiun Prajurit TNI