Beritasumut.com-Panitia Kerja Tetap Daerah (Panjatapda) Sumut menggelar musyawarah bertajuk "Halaqoh Pospedasu dan Raker BSPSU 2018" di aula Disporasu Jalan Willem Iskandar Medan, Jumat (14/12/2018) malam. Rapat yang digelar menghasilkan 8 usulan untuk ditindaklanjuti ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Musyawarah dan Rapat Kerja (Raker) Badan Silaturrahim Pesantren se-Sumatera Utara (BSPSU) dipimpin Ketua Panjatapda, Drs H Yulizar Parlagutan Lubis MPsi, Sekretaris Panjatapda Mazrinal Nasution dan Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Sumut Drs H Burhanuddin Damanik MA.Usai musyawarah dan Raker Yulizar Parlagutan Lubis mengatakan hasi musyawarah ini menghasilkan 8 usulan dari peserta Raker yang terdiri dari Komisi A dan B. Komisi A mengusulkan tentang pelaksanaan Pospeda. Pertama, mengusulkan pelaksanaan Pospeda yang akan datang di Deliserdang, atau Langkat atau Paluta. Kedua, meminta partisipasi aktif bupati dan walikota dalam mengikutsertakan peserta Pospeda dari pesantren kabupaten/kota melalui hasil seleksi yang transparan. Ketiga, pemerintah kabupaten/kota agar mengalokasikan anggaran kegiatan Pospekab dan Pospeda dalam APBD Kabupaten/kota. Keempat, meminta perencanaan anggaran Pospeda dapat disinergikan dengan anggaran DIPA Kemenag. Untuk komisi B, tambah Yulizar Parlagutan Lubis juga mengusulkan 4 poin tentang program kerja BSPSU yang telah disepakati para peserta rapat yakni, mengusulkan dengan segera pelaksanaan halaqah pimpinan pondok pesantren se-Sumatera paling lambat akhir Januari 2019. Selanjutnya, himbauan kepada pesantren-pesantren se-Sumut agar membentuk BSPSU kabupaten/kota dengan administrasi lengkap. Selain itu, jelasnya, diminta BSPSU kabupaten/kota agar mengadakan konsolidasi Pemkab/Pemkot melalui silaturrahim audensi. Yang terakhir mengusulkan kepada Kandepag wilayah Pempropsu agar dapat mengalokasikan dana pospeda dan pospekab. "Hasil musyawarah dan Raker yang diusulkan dari peserta setelah melalui diskusi yang alot sehingga menghasilkan 8 usulan yang telah disepakati. Hasil ini secepatnya untuk ditindaklanjuti ke Gubsu," pungkasnya. Sementara itu, ketua panitia Idat Darussalam MA mengatakan kegiatan Halaqoh Pospedasu dan Raker BSPSU 2018 berjalan sukses dan lancar. Para peserta rapat telah menghasilkan 8 usulan setelah berbeda pendapat melalui musyawarah dengan mufakat. Ia menambahkan dalam pembahasan Pospeda untuk memupuk dan meningkat rasa persatuan, persahabatan dan persatuan antar santri di Sumut. Selain itu, meningkat minat olahraga dan seni bagi santri guna meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, mengembangkan kreatifitas, membangun disiplin dan sportivitas santri. "Pospedasu 2018 telah berakhir di Medan, hasil ini akan menunjang usaha pihak pemerintah setempat dalam meningkatkan prestasi olahraga dan seni budaya nasional. Selain itu, sebagai bahan evaluasi dan tolak ukur keberhasilan pembinaan olahraga dan seni santriawan dan santriwati pondok pesantren se-Sumut untuk unjuk prestasi di Pospenas" tutupnya.(BSO3)