Beritasumut.com-Perkelahian maut terjadi antara Rudi Selamat (45) warga Desa Kampung Subur, Stasiun Lama, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan dengan MS (30) warga Dusun IV, Desa Sionggang, Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan, Senin (3/11/2018). Selamat pun tewas secara mengenaskan dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya. Dari informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika korban bersama anaknya Nopi (18) bertandang ke Dusun XI Aek Polan, Desa Buntu Pane, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan sekitar pukul 06.15 WIB. Saat itu, korban dan pelaku lalu terlibat perkelahian.Dalam perkelahian itu, pelaku memukulkan senjata tajam ke kepala korban. Sehingga korban pun kemudian lari, ke depan rumah tersangka. "Tersangka pun kemudian berupaya mengejar, sehingga korban tersungkur pada badan parit di depan rumah yang disewa pelaku," ujar Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu kepada wartawan. Melihat korban yang terjatuh, terang Faisal, pelaku pun langsung menghujami benda tajam yang dipegangnya beberapa kali ke tubuh korban. Akibatnya, korban yang berlumuran darah pun tewas seketika."Peristiwa itu disaksikan langsung oleh anak korban bernama Nopi tersebut," jelas Faisal. Faisal menuturkan, usai menghabisi nyawa Rudi, pelaku selanjutnya mengejar anak korban. Beruntung, Nopi dapat melarikan diri dengan membawa sepeda motor Yamaha Mio Soul warna putih milik ayahnya (korban)."Selanjutnya pelaku melarikan diri bersama istri korban. Di mana istri korban merupakan istri kedua," terangnya. Faisal menambahkan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi termasuk anak korban. Adapun barang bukti yang diamankan, kata dia, berupa helm, sepasang sandal, dompet, dam kartu keanggotaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)."Hingga saat ini kita masih melakukan upaya pencarian terhadap pelaku," pungkasnya. (BS04)