Beritasumut.com-Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi, melakukan penanaman pohon bakau (Mangrove) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (25/11/2018). Ada 3.000 batang Mangrove yang akan ditanam untuk menghijaukan kawasan itu, hasil kerjasama Komunitas Lion Club dan Yayasan Budaya Hijau Indonesia. Penanaman ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Menanam se-Indonesia. Penanaman ini dihadiri Asisten Deputi Sumberdaya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman RI Sahat Panggabean, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kadis Kehutanan Halen Purba, Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni, Kadis Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Binsar S, Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia Bathara S Yusuf, Gubernur Distrik 307-A2 Lion Club Medan Merdeka Khendra Maruli, Ketua APSINDO Sumatera Utara Arman Chandra, Camat Medan Labuhan Arrahman Pane. Serta seluruh Lurah dan Kepling se-Kecamatan Medan Labuhan dan para Relawan Pemerhati Lingkungan, pelajar dari beberapa sekolah di Kota Medan. Selain penanaman Mangrove, kegiatan juga diisi dengan berbagai macam kegiatan seperti Donor Darah, Lomba Mewarnai bagi siswa Sekolah Dasar tingkat Kecamatan serta dibukanya beberapa stand oleh Ibu-ibu kelurahan dengan memanfaatkan pohon Mangrove yang menghasilkan produk makanan dan kerajinan tangan. Wakil Walikota menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang seduah ikut serta mengambil bagian dalam kepeduliannya terhadap lingkungan. "Ini tanggung jawab kita semua, sebab menjaga lingkungan dan ekosistem yang ada merupakan tugas mulia. Jadi masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab untuk itu," kata Akhyar. Akhyar berharap, agar semua untuk terus mengembangkan potensi yang ada dari tanaman Mangrove, sehingga ekonomi masyarakat dapat terus tergerak dan berkembang. "Kita semua adalah agen kebersihan, Mari sama-sama menjaga ekosistem dan kebersihan lingkungan yang dimulai dari diri sendiri," ungkapnya. Sebelumnya, Ketua APSINDO Sumatera Utara Arman Chandra yang juga selaku Direktur Perencanaan dan Kerjasama Yayasan Budaya Hijau Indonesia mengatakan, dengan adanya penanaman pohon Mangrove tersebut akan membantu agar tidak merusak struktur bawah bantaran (benteng) di sepanjang pesisir sungai. (BS06)