Beritasumut.com-Penilaian kecamatan terbaik tidak hanya sekedar penilaian semata, namun juga merupakan pembelajaran bagi camat yang dinilai. Demikian disampaikan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H Afifi Lubis SH pada acara tahap final penilaian kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumut tahun 2018, pertengahan pekan kemarin. Afifi mengatakan penilaian kecamatan terbaik memiliki dua sisi, pertama melihat kemampuan seorang camat dalam menerapkan ilmu kepemerintahan dan pengalaman kepemerintahan.Kedua, kesempatan untuk belajar bagaimana melihat sosok kecamatan yang baik ke depan secara nasional.“Camat ke depan adalah camat yang inovatif," ujar Afifi dilansir dari laman labuhanbatuselatankab.go.id, Minggu (18/11/2018). Pada kesempatan itu juga, Afifi berpesan kepada elemen masyarakat Kecamatan Torgamba agar mendukung kecamatannya sehingga bisa menjadi yang terbaik dalam penilaian kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumut tersebut. Sementara itu, Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Drs Kholil Jufri Harahap MM berharap Kecamatan Torgamba sebagai perwakilan kecamatan di Kabupaten Labusel yang telah memasuki tahap 6 besar atau tahap final dapat keluar menjadi juara pertama kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumut tahun 2018."Semoga pelaksanaan penilaian kecamatan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara ini dapat meningkatkan kinerja camat dan aparatur kecamatan menjadi lebih baik," harapnya. Penilaian kecamatan terbaik dilaksanakan untuk mengevaluasi camat dalam mengorganisir pelaksanaan tugas pokok fungsi camat serta dapat dijadikan sebagai media evaluasi untuk meningkatkan kinerja para camat dan sebagai motivasi untuk berbenah dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Turut hadir dalam acara ini, Sekda Zulkifli, Wakil Ketua DPRD Syahdian Purba, unsur muspida, unsur pimpinan kecamatan Torgamba, TP PKK, pimpinan perusahaan dan perbankan, pimpinan OPD, elemen masyarakat Torgamba dan undangan lainnya. (BS09)