Bocah 8 Tahun di Tanjung Balai Disuruh Minum Air Kencing Temannya, Hingga Kakinya Terbakar

- Jumat, 09 November 2018 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112018/9263_Bocah-8-Tahun-di-Tanjung-Balai-Disuruh-Minum-Air-Kencing-Temannya--Hingga-Kakinya-Terbakar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kelakuan bocah di Tanjung Balai ini sungguh keterlaluan. Bocah berinisial W (10) ini menyuruh temannya, berinisial MAS (8) untuk meminum air seni. Tak hanya itu, kakinya juga sampai terbakar karena kelakuan nakal dari pelaku.Akibat kejadian itu, MAS trauma dan menjalani perawatan di rumahnya di Jalan Mesjid, Sirantau, Datuk Bandar, Tanjung Balai, akibat luka bakar pada kaki kirinya.

 

Dari informasi dihimpun, kejadian itu terjadi pada Selasa (06/11/2018) lalu. Saat itu kedua anak ini sedang bermain bersama di lingkungan tempat tinggalnya.Awalnya, W memberikan botol air mineral berisi air seninya itu kepada MAS. Wa pun mengatakan bahwasanya air tersebut adalah air teh manis."Dia (W) bilang, minum, minum, enak teh manis. Rupanya awak cium air kencing," ujar MAS yang masih terbaring di rumahnya.

 

Tak sampai di situ, W juga membakar celana korban, sambil memegang bensin.Akan tetapi, bensin yang dipegangnya, justru terjatuh, sehingga tersiram ke kaki kiri MAS, dan api pun segera menyambar kaki anak malang ini."Pertamanya disuruh minum air kencing, terus ditaruh bensin ke celananya. Bensin itu pun tercurah ke kaki tersambarlah semua," ungkap ibu korban, Uci (36) kepada wartawan, Jumat (09/11/2108).

 

Uci menjelaskan, setelah kejadian itu anaknya dilarikan ke RSUD Tengku Mansyur. Uci melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke Polres Tanjung Balai, pada Kamis (08/11/2018) malam.

 

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Irfan Rifai, mengatakan sejauh ini pihaknya masih menyelidiki laporan itu. "Informasi yang kami dapat, kejadian ini berawal dari main-main," ujar AKBP Irfan.

 

Irfan menyebutkan, pihaknya masih menyelidiki apakah bensin yang dibawa W sengaja disiramkan atau tertumpah ke celana MAS."Ini yang kita masih ragu apakah dibakar atau terbakar. Ada informasi yang kami dapat, korban ini suka mengirup bau bensin. Waktu itu diiming-imingilah sama temannya ini, kalau mau minum air teh (air seni) ini nanti dikasih bensin," terang AKBP Irfan.

 

Polisi juga menduga kemungkinan air seni itu sebelumnya juga dicampur dengan bensin. "Tapi ini baru pengakuan korban. Namanya masih anak-anak, ya masih simpang siurlah. Artinya ini tetap kita proses, baik itu pelaku dan korban masih anak-anak," sebutnya. 

 

Irfan menambahkan, pihaknya akan tetap akan memproses kasus ini. Tapi karena pelaku dan korban masih anak-anak, kata Irfan, pihaknya akan menggunakan UU Perlindungan Anak dan UU Sistem Peradilan Anak."Kan ada mekanismenya. Salah satu di antaranya diversi," pungkasnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam

Peristiwa

Rumah Dua Lantai di Pekan Labuhan Hangus Terbakar

Peristiwa

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Mabar, Satu Orang Terluka

Peristiwa

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar

Peristiwa

Enam Rumah di Sidorame Timur Hangus Terbakar

Peristiwa

Panti Asuhan di Helvetia Terbakar