Doa Bersama dan Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Lion Air JT-610, TNI Kerahkan Dua Kapal Perang

- Selasa, 06 November 2018 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112018/997_Doa-Bersama-dan-Tabur-Bunga-di-Lokasi-Jatuhnya-Lion-Air-JT-610--TNI-Kerahkan-Dua-Kapal-Perang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan dua kapal perang, KRI Banda Aceh 593 dan KRI Banjarmasin 592 untuk memfasilitasi keluarga korban dalam melakukan doa bersama dan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa, Jawa Barat.

 

Sebanyak 726 orang yang ikut dalan kegiatan tersebut terdiri dari 589 keluarga korban dan 137 pendamping dari Lion Group embarkasi dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlayar menuju lokasi perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).

 

Sekitar pukul 11.30 WIB kedua KRI jenis Landing Platform Dock (LPD) dari Komando Lintas Laut Militer tiba di perairan Tanjung Karawang. Di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di atas geladak Heli KRI, para keluarga korban dipimpin oleh rohaniawan dari TNI menggelar doa bersama dan dilanjutkan dengan tabur bunga.

 

Usai melaksanakan doa bersama, ke dua KRI tersebut berputar-putar mengelilingi lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 untuk memberikan kesempatan kepada keluarga korban menyaksikan lokasi jatuhnya pesawat dan proses pencarian serta evakuasi yang dilakukan oleh TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT sambil menaburkan bunga ke laut untuk para korban.

 

Sementara itu, Panglima Komando Armada (Pangarmada) I Laksda TNI Yudo Margono mengatakan bahwa membawa keluarga korban ke titik jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 bertujuan untuk memanjatkan doa dan melaksanakan tabur bunga sekaligus keluarga korban dapat menyaksikan langsung lokasi jatuhnya pesawat.“Sesuai instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI dan Kepala Basarnas bahwa pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT-610 oleh tim SAR gabungan akan terus dilakukan,” ujarnya.

 

Selanjutnya Laksda TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa seluruh kekuatan yang tergabung dalam SAR baik unsur kapal dan tim penyelam dari TNI, Polri, Basarnas, Pertamina, BBPT dan instansi-instansi lain akan terus berupaya dan bekerja keras selama 24 jam.“Sekarang ini tim penyelam masih bekerja melaksanakan pengangkatan puing-puing maupun korban yang ada di dalam laut untuk dievakuasi ke permukaan," katanya.(BS009)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Batalyon Parako 463 Pasgat Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Peristiwa

Prabowo Perkuat Pertahanan Negara dengan Resmikan 204 Satuan Baru TNI

Peristiwa

Oknum TNI di Medan Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja

Peristiwa

Realisasikan Arahan Wali Kota, Kadin Medan Ajak UMKM Binaan Terjun Langsung di Bazar HUT ke-81 TNI

Peristiwa

Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak

Peristiwa

Nekat Nyolong Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI, Maling ini "Gol" di Polsek Medan Area