Poldasu Gelar Ops Zebra Toba 2018, Tercatat 20.157 Tilang, 29 Orang Meninggal

- Selasa, 06 November 2018 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112018/935_Poldasu-Gelar-Ops-Zebra-Toba-2018--Tercatat-20-157-Tilang--29-Orang-Meninggal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Sepekan telah digelarnya Operasi Zebra Toba 2018, Polda Sumatera Utara (Poldasu) mencatat masih banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan masyarakat dalam berlalu lintas.

 

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menyampaikan, hingga hari ke-7 digelarnya operasi ini, pada Senin (05/10/2018), tercatat sebanyak 23.484 pelanggaran yang sudah terjadi. "Untuk tilang ada sebanyak 20.157 perkara dan teguran 3.946 perkara," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (06/10/2018).

 

Jumlah ini, jelas MP Nainggolan, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu, dimana pelanggaran yang tercatat di hari ke 7 Operasi Zebra Toba hanya terjadi sebanyak 21.347 pelanggaran. "Untuk tilangnya 18.596 perkara dan teguran 3.289 perkara. Jadi ada mengalami kenaikan," jelasnya.

 

Sementara itu, untuk jumlah kecelakaan lalulintas (lakalantas), terang MP Nainggolan, jumlah kejadian yang terjadi mencapai 39 kasus. Dari kejadian itu tercatat, 29 orang meninggal dunia, 14 orang luka berat, dan 27 luka ringan. "Kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 156.550.000," sebutnya.

 

Jumlah ini juga, sambung MP Nainggolan, juga mengalami peningkatan dibandingkan Operasi Zebra Toba 2017 lalu. Dimana jumlah lakalantas yang terjadi hanya 27 kejadian, 10 orang meninggal dunia, 11 luka berat, dan 34 luka ringan, dengan kerugian materil Rp 78.450.000. "Untuk jajaran Polres yang banyak terjadi lakalantas ialah di Satlantas Polrestabes Medan, dengan 6 kejadian kecelakaan, korban tewas 6 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 4 orang dengan kerugian materil Rp 27.050.000," pungkasnya.

 

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyampaikan, dalam Operasi Zebra Toba 2018 ini, pihaknya mengerahkan sebanyak 1.491 personel, yang diantaranya terdiri dari pasukan lalulintas, Sabhara, Brimob, Reskrim, TNI, Dishub dan instansi terkait lainnya. Sesuai jadwal, Operasi ini dilakukan sejak tanggal 30 Oktober hingga 12 November mendatang.

 

Selain itu, Jenderal bintang dua ini juga menyatakan, ada beberpa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi Zebra diantaranya adalah pengemudi menggunakan handphone, melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi tidak menggunakan helm SNI, pengendara mabuk atau menggunakan narkoba dan berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan. "Operasi Zebra ini dilakukan dalam rangka menegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Sumatera Utara, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal," tandasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Angka Lakalantas Turun 68 Persen, Polda Sumut Maksimalkan Pengamanan Arus Balik

Peristiwa

Rapim Polda Sumut Tahun 2025, Kapolda Instruksikan Tekan Angka Kecelakaan Lalulintas dan Kurangi Kemacetan

Peristiwa

Mobil Fortuner Yang Dikemudikan Mahasiswa Tabrak Sepedamotor, Tiga Orang Tewas

Peristiwa

Tilang Sistem Poin Akan Berlaku Tahun Ini, Begini Mekanismenya

Peristiwa

Tekan Kecelakaan di Perlintasan KA, Dishub Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Penjaga Perlintasan

Peristiwa

Cegah Risiko Kecelakaan, Dishub Sumut Gelar Rampcheck Jelang Mudik Nataru 2024-2025