Dicurigai Menculik Anak, Wanita Kurang Waras Dihajar Massa di Simalingkar

- Jumat, 02 November 2018 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112018/82_Dicurigai-Menculik-Anak--Wanita-Kurang-Waras-Dihajar-Massa-di-Simalingkar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Isu penculikan anak tengah viral di sosial media (sosmed) khususnya Facebook dan beredar di percakapan Whatsapp. Maraknya isu ini membuat warga Simalingkar, Kecamatan Pancurbatu, kalap dan menghajar seorang wanita kurang waras yang tak punya identitas. Warga berprasangka, wanita ini adalah seorang penculik yang berpura-pura gila untuk menangkap anak-anak di Dusun Simalingkar.

 

Namun, hal ini dengan tegas dibantah oleh Kapolsek Pancurbatu, Kompol Faidir Chaniago, dengan mengatakan kabar tersebut sepenuhnya hoax. "Tidak benar itu, itu hoax. Perempuan itu gila dan dia bukan pencuri anak," ungkapnya saat dihubungi wartawan, Jumat (02/11/2018).

 

Faidir menceritakan kejadian wanita kurang waras yang diduga sebagai pelaku pencurian anak ini terjadi pada Senin (30/10/2018) sekitar pukul 12.00 WIB lalu. Saat itu, kata dia, wanita kurang waras tersebut diantar oleh Kepala Dusun Simalingkar ke Polsek Pancurbatu karena yang bersangkutan babak belur dihajar oleh massa. "Jadi dia dipukuli karena warga mengira jika yang bersangkutan adalah pencuri anak," jelasnya.

 

Setelah kedatangan wanita itu ke Polsek Pancurbatu, kata Faidir, pihaknya langsung menyuruh penyidik untuk melakukan pemeriksaan. Ternyata, wanita tersebut, benar kurang waras. "Saat diperiksa dia selalu menjawab ngelantur. Dan setiap omongan yang keluar dari wanita itu tidak sesuai dengan yang ditanya," katanya.

 

Faidir melanjutkan, awalnya, perempuan berkulit sawo matang ini dengan kebetulan datang ke tempat bermain anak yang berada di Simalingkar, Kecamatan Patumbak. Karena kehadiran dirinya, warga yang melihat langsung mengatakan bahwa perempuan tersebut sedang mengincar anak-anak yang bermain untuk nantinya akan dicuri. "Karena informasi tersebut makanya wanita itu langsung dipukuli sampai babak belur. Kan kasihan. Dia yang jadi korban di sini," sebutnya.

 

Secara fisik dan psikologis, sambung Faidir, wanita yang juga tidak diketahui identitasnya itu memang terlihat tidak normal. Karenanya, Faidir menuturkan, jika siang tadi pihaknya sudah memanggil kepala desa dan kepala dusun serta penyidik untuk menyatakan kalau wanita tersebut bukan pencuri anak, seperti yang sedang booming di sosmed. "Kalau ada melihat pergerakan yang kurang sesuai, sebaiknya jangan main hakim sendiri. Kroscek terlebih dahulu. Tapi kita juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat karena sudah mau membawa wanita ini ke rumah sakit jiwa dengan jaminan Kepala desa dan Kepala Dusun," pungkasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Resmikan Revitalisasi Pasar Simalingkar, Walikota Medan : Pembangunan ini Konsep Kolaborasi Pemerintah dan Pedagang

Peristiwa

Pemprov Sumut Selidiki Kasus Dugaan Penyiraman Air Panas ke Anak

Peristiwa

Soal Klaim Bandar Narkoba Ngaku Setor Rp160 Juta ke Polisi di Labuhanbatu, Ini Penjelasan Polda Sumut

Peristiwa

Tren Viral Cari Koin Jagat, Remaja Rama-ramai Ikutan 'Berburu' di Jakpus

Peristiwa

Walikota Medan Puji Kebersamaan Pedagang Bangun Pasar Simalingkar

Peristiwa

Pemko Medan Akan Renovasi Pasar Simalingkar