Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Tomohon memiliki sebuah agenda rutin untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun manca negara yang Tomohon Internasional Flower Festival. Kegiatan tersebut digelar tanggal 8 Agustus setiap tahunnya. Hal ini disampaikan Walikota Tomohon, Jimmy Eman didampingi Sekretaris Daerah, Harold Loloang, Asisten I Setda Kota Tomohon, O DS Mandagi saat menerima kunjungan wartawan Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (26/10/2018). "Tomohon Internasional Flower Festival, digelar setiap tanggal 8 Agustus. Sudah 8 kali digelar, tahun ini ada 24 perwakilan negara yang hadir," ujar Harol Loloan. Pertemuan ini sendiri diinisiasi oleh Ketua PWI Provinsi Sulut, Vouke Lontaran dan pengurus PWI Kota Tomohon. Jimmy mengatakan Kota Tomohon juga merupakan Kota pendidikan di Provinsi Sulawesi Utara. Sehingga, tidak ada satupun warga Kota Tomohon yang tidak bersekolah. "IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Kota Tomohon terbaik kedua di Provinsi Sulut. Sementara IPM Sulut peringkat ketiga secara nasional," jelasnya. Jimmy menambahkan Kota Tomohon merupakan pemekaran dari Kota Minahasa Utara dengan 5 Kecamatan, 44 Kelurahan dan memiliki 101 ribu penduduk. "Tomohon sendiri berdiri 3 Agustus 2008. Karena daerahnya yang tidak begitu luas, makanya wisata alam yang dikembangkan guna menarik minta orang untuk hadir ke Kota Tomohon. Dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, Kota Tomohon yang daerahnya paling kecil," imbuhnya. Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Tomohon, Stenly Mokorimban menambahkan bahwa ada 20 anggota dewan di DPRD Kota Tomohon. "Kami (Sekreriat DPRD) selalu menjaga hubungan baik dengan wartawan yang sehari-hari meliput kegiatan dewan," tuturnya. (BS07)