Beritasumut.com-Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 0203/Langkat tahun 2018 menyasar desa-desa terpencil di dua kecamatan di Kabupaten Langkat. Untuk menjangkau lokasi sasaran, para anggota TNI harus jalan rusak, sungai hingga berkerikil. “Y, seperti itulah gambaran kalau mau menuju lokasi sasaran fisik TMMD kita. Penuh tantangan dan seperti menuju lokasi medan perang,” ungkap Komandan Kodim (Dandim) 0203/Langkat, Letkol Inf Deni Eka Gustiana yang juga Dansatgas TMMD ke-103 Kodim 0203/Langkat, Senin (22/10/2018). Deni mencontohkan, salah satu tempat yang dituju berada di Dusun VIII, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumut. Di lokasi ini, Satgas TMMD tengah melakukan pembangunan TPA Al Zadtin Anhar sebanyak tiga kelas. “Kalau mau ke lokasi ini, satu harus naik mobil off road. Karena jalanannya berlumpur, berbatu, dan menanjak. Sudah itu, harus pula menyeberangi sungai dengan getek. Kalau sungainya lagi pasang, tak bisa diseberangi, terpaksa menempuh jalan memutar hingga dua jam lebih kurang,” sebut Deni. Untuk menuju lokasi TMMD ke-103 Kodim 0203/Lkt, sedikitnya harus menempuh perjalanan selama 3 jam. Kemudian menyeberang sungai berarus deras selebar lebih kurang 200 meter dengan menggunakan getek. Tak hanya sungai saja, sesampainya di darat, harus melewari lumpur dan becek akibat banjir. "TMMD ke-103 di wilayah Kodim 0203/Lkt memang cukup menantang dan penuh dengan halang rintang," jelas Deni. “Permukaan jalannya masih tanah, dan berlumpur di sana-sini akibat diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Karenanya, untuk menjangkau lokasi, kecuali dengan motor trail, hanya mobil off road yang memungkinkan,” pungkasnya menambahkan.(BS04)