Personel TNI dan Sahabat Peduli Indonesia Dirikan 15 MCK di Petobo Palu

- Sabtu, 20 Oktober 2018 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/569_Personel-TNI-dan-Sahabat-Peduli-Indonesia-Dirikan-15-MCK-di-Petobo-Palu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sebanyak 13 prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 17/AD Kodam VI/Mulawarman yang dipimpin oleh Letda Czi Ahmad Nuradin yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) mendirikan 15 sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) di pengungsian korban bencana likuifaksi di Kecamatan Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (20/10/2018).

 

Di sela-sela saat peninjauan Letda Czi Ahmad Nuradin menyampaikan bahwa pembangunan 15 MCK ini didirikan di tiga titik block pengungsian, dimana setiap titiknya ada enam MCK untuk pengungsi pria dan sembilan MCK untuk pengungsi wanita. “Dalam pembangunan MCK ini Yonzipur 17/AD Balikpapan menurunkan dua alat berat, yaitu satuunit Exavator dan satu unit Dozer.Pembangunan MCK ini juga dibantu oleh Sahabat Peduli Indonesia (SPI), dimana pembuatan MCK ini dilakukan oleh anggota TNI dan untuk material yang digunakan disediakan oleh SPI,” kata Letda Czi Ahmad.

 

Lebih lanjut dikatakan Letda Czi Ahmad, manfaat dari pembuatan sarana MCK selain membantu masyarakat yang terkena musibah, juga sebagai sarana untuk menjaga kesehatan dan kebersiahan lingkungan pengungsian, sehingga dapat membantu beban yang diderita oleh pengungsi. “Kita berharap kepada masyarakat disini agar bisa memanfaatkan dan merawat dengan baik sarana MCK yang sudah dibangun oleh TNI dan Sahabat Peduli Indonesia,” tuturnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Tri Clay perwakilan Sahabat Peduli Indonesia menyampaikan bahwa kami hadir di sini berfokus kepada pengadaan air bersih, toilet dan nanti juga akan beralih ke pembuatan sekolah darurat, tetapi saat ini hanya berfokus kepada penyediaan air bersih dan toilet. “Sejak tanggal 11 s.d 20 Oktober 2018, kami bersama TNI sudah membangun 58 toilet dan MCK di 6 titik pengungsian,” katanya.

 

"Terus terang teman-teman kami yang di Pusat tidak percaya kami bisa membangun 58 MCK dalam waktu 1 minggu, karena kami dibantu oleh TNI yang bekerja secara cepat dan disiplin. Kami pasang target dalam setiap pekerjaan dan itu bisa terpenuhi. Harapan kedepan kami akan terus bekerja sama dengan TNI, apabila ada tanggap darurat kita bisa bekerja sama lagi dengan TNI di manapun juga,” pungkasnya menambahkan.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan