Beritasumut.com-Wali Kota Tanjungbalai HM Syahrial SH MH mengapresiasi langkat cepat yang dilakukan Polri dalam memberantas terorisme. Syahrial juga menghimbau kepada semua warga untuk lebih peka dan aktif melihat kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal. Hal tersebut dikatakan Wali Kota menanggapi penggerebekan terduga teroris di Gang Jumpul, Kelurahan Kapias Pulau, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai, beberapa hari lalu. “Saya pun menghimbau kepada masyarakat Tanjungbalai di manapun berada, untuk tetap hati-hati dan waspada terhadap ancaman terorisme dan tindakan radikalisme," jelas Wali Kota dilansir dari laman tribatanews.sumut, Sabtu (20/10/2018). Jika ada hal-hal dan kegiatan yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk langsung melaporkannya kepada Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat tempat tinggalnya. “Saya juga menghimbau Kepala Lingkungan, Lurah dan Camat untuk mengecek, mengawasi dan mendata warganya, terlebih warga pendatang baru dan jika menemukan adanya kegiatan yang mencurigakan agar segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang baik Kepolisian dan TNI,” papar Wali Kota. Sehubungan dengan kejadian teror di Kota Tanjungbalai, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengapresiasi dan mendukung penuh kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang telah bertindak dengan cepat dalam upaya mencegah terjadinya tindakan Terorisme yang dapat membahayakan masyarakat Tanjungbalai dan mengganggu Kamtibmas di Kota Tanjungbalai. Wali Kota memawikil warga Tanjungbalai mengutuk keras aksi terorisme di kota tersebut. Dia meminta agar Polri dengan dukungan penuh seluruh elemen pemerintahan terkait melakukan operasi penegakan hukum yang keras terhadap kelompok-kelompok teroris yang ada dan terus melakukan operasi penegakan hukum yang keras terhadap kelompok-kelompok teroris yang ada di Wilayah Sumatera Utara (Sumut) khususnya Kota Tanjungbalai. “Saya juga mengajak semua pihak terkait mulai dari Kepala Lingkungan, Lurah, Camat, Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Para Ulama untuk bersama-sama menolak keras paham radikalisme dan tindakan terorisme di Kota Tanjungbalai. Kota Tanjungbalai yang telah damai dicederai masuknya paham radikalisme yang dapat mengganggu kedamaian dan kerukunan di tengah masyarakat Tanjungbalai yang telah dijaga dan terpelihara hingga saat ini," pungkas Wali Kota.(BS04)