Gubernur Sumut Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Mandailing Natal

- Senin, 15 Oktober 2018 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/7539_Gubernur-Sumut-Tinjau-Lokasi-Banjir-Bandang-di-Mandailing-Natal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang, di Kecamatan Ulu Pungkut Mandailing Natal (Madina), yang terjadi Jumat (12/10/2018) kemarin. Sebelum turun ke lokasi, shalat gaib dilangsungkan di Masjid Agung Panyabungan, Senin (15/10/2018).

 

Didampingi Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan sejumlah Pimpinan OPD Pemprov Sumut, pejabat setempat serta perwakilan pemerintah pusat, Gubernur turun melihat kondisi di lokasi terdampak bencana. Dari reruntuhan rumah dan sempadan sungai di Desa Huta Na Godang, terlihat sisa banjir seperti beberapa kayu besar yang melintang di badan jalan, terus di evakuasi. Petugas TNI/Polri dan Basarnas nampak menggunakan sejumlah peralatan berat.

 

Setelah menyasar pemukiman penduduk, Gubernur berjalan ke tempat lain, melihat kondisi perbukitan dan tebing curam yang menurutnya rawan terjadinya longsor, jika intensitas curah hujan tinggi. Karena itu, ia juga meminta pemerintah setempat memperhatikan semua aktivitas penggunaan lahan oleh warga, agar tetap mengantisipasi kemungkinan terburuk.

 

"Pertama ini wujud belasungkawa kita kepada rakyat kita. Kedua, kita mencari solusinya. Ini musibah yang harus kita cari jalan keluarnya sekarang. Jadi secepatnya kita kerjakan," ujar Gubernur yang ditemui di sela peninjauannya di lokasi.

 

Sementara di tempat pengungsian, Gubernur menegaskan bahwa mendirikan bangunan di sepanjang sungai merupakan tindakan yang salah dan bahkan membahayakan nyawa. Apalagi, dalam aturan memang hal tersebut tidak dibenarkan. Karena itu, pihaknya mendorong agar para korban yang kehilangan tempat tinggal, bisa difasilitasi untuk relokasi ke lahan yang akan dicarikan tempatnya."Setuju kan kalau bapak/ibu dipindahkan dari sana?" tanya Edy, disambut kata setuju para pengungsi yang berjumlah 75 KK di tenda pengungsian.

 

Bersama para korban selamat dan warga di Kecamatan Ulu Pungkut, Gubernur menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah untuk belasan anak yang selamat dari musibah, berikut santunan untuk para orang tuanya. Setelah itu, Edy pun memimpin seluruh warga yang hadir di pengungsian untuk memanjatkan doa dan membaca AlFatihah untuk korban meninggal.

 

Namun untuk meninjau beberapa lokasi yang dianggap rawan, waktu dan kondisi cuaca tidak memungkinkan, sehingga guna mengitari tempat lainnya dan melanjutkan penelusuran, dilakukan hari berikutnya. Gubernur pun memutuskan bermalam di rumah warga bersama rombongan.

 

Turut mendampingi Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Azhar Harahap, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Abdul Haris Lubis, Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Lukmanul Hakim, Kadis Kesehatan Agustama, Kadis Pendidikan Arsyad Lubis, Kadis Kehutanan Harlen Purba, Kepala BWSS II Roy P Pardede, serta sejumlah pejabat lainnya.

 

Sementara Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengapresiasi dan berterimakasih kepada Gubernur Edy Rahmayadi yang bersedia turun langsung melihat kondisi masyarakat yang tertimpa bencana banjir bandang. Selain itu, dirinya juga bersyukur atas rencana pembangunan sekolah (SMK) Perkebunan yang akan dibangun di Kecamatan tersebut.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober

Peristiwa

Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir di Jalan Letda Sujono Dimulai 2027

Peristiwa

Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura

Peristiwa

Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi

Peristiwa

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal