Dewan Hakim: Kualitas Peserta MTQN Tahun Ini Meningkat

- Selasa, 09 Oktober 2018 23:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/1192_Dewan-Hakim--Kualitas-Peserta-MTQN-Tahun-Ini-Meningkat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Setiap tahun, kualitas para peserta Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) terus mengalami peningkatan. Termasuk para peserta Tilawah Anak-anak dan remaja. Kemampuan tajwid, fashahah, suara dan cara mereka melantunkan ayat-ayat suci Al Quran semakin baik.

 

Demikian dikatakan Ketua Dewan Hakim Golongan Tilawah Anak dan Remaja, Drs H Muhammad Ali di sela-sela waktu penjurian, Selasa (09/10/2018) di Lapangan Merdeka Medan. "Setiap tahun kualitas peserta MTQ ini memang terus meningkat. Semakin mendekati seluruh peserta tampil, persaingan juga semakin ketat. Kita juga harus lebih teliti dalam menilai," ucapnya.

 

Jika dibandingkan dengan MTQN sebelumnya, pada tahun ini kemampuan peserta semakin merata. Peserta dari Sabang sampai Merauke kemampuannya sangat imbang. "Jadi tidak ada daerah yang mendominasi. Semua daerah memiliki potensi yang sama. Untungnya kita terbantu dengan teknologi yang penjuriannya langsung terlihat. Jadi tidak sulit lagi," kata Muhammad Ali.

 

Dewan Hakim Lainnya, H Yusnar Yusuf Rangkuti mengungkapkan, ada empat penilaian yang menjadi fokus dewan juri yakni, tajwid, fashahah, lagu dan suara. Jika ada nilai peserta yang sama, maka yang menjadi tolak ukur untuk melihatnya adalah nilai tajwidnya. "Seni membaca Al Quran juga ada pada suara. Untuk itu ini harus diseimbangkan. Suara mereka juga harus bagus," ungkap Ketua Umum PB Alwashliyah tersebut. 

 

Yusnar mengaku, jika berbicara ke kualitas internasional, kelemahan qari dan qariah dari Indonesia ada pada penguasaan Al Quran secara menyeluruh. Penguasaan ini untuk tingkat dunia ada pada kontingen Afrika dan Arab Saudi yang kemampuannya luar biasa."Jadi yang masih menjadi perhatian kita itu penguasaan Al Quran mereka harus lebih ditingkatkan. Keilmuan dari Al Quran itu sangat banyak. Dan itu yang harus mereka kuasai agar di internasional, Indonesia bisa lebih baik," jelasnya.

 

Untuk Tilawah Remaja dan Anak sendiri, babak penyisihan akan selesai pada Rabu (10/10/2018). Pada Rabu malam akan diketahui seluruh peserta yang melaju ke final dan tampil pada Kamis (11/10/2018).(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

MTQ ke-58 Tingkat Kota Medan Digelar 19-26 April

Peristiwa

Kelurahan Berngam Raih Juara Umum MTQ Kecamatan Binjai

Peristiwa

Wakil Walikota Pematangsiantar MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba, Kelurahan Sumber Jaya Juara Umum

Peristiwa

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Peristiwa

Kelurahan Asuhan Juara Umum MTQN ke-57 Kecamatan Siantar Timur

Peristiwa

Penutupan MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Binjai Timur Tahun 2025