Bersaing Ketat, Peserta Akui Soal-soal Fahmil Quran Cukup Sulit

Herman - Senin, 08 Oktober 2018 12:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/8383_.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Sejumlah peserta Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ) golongan Fahmil – Al-Qur’an kategori putra yang tersingkir di babak penyisihan mengaku mendapat banyak pengalaman baru selama bertanding. Selain bersaing dengan peserta yang memiliki kemampuan seimbang, ragam soal-soal yang dipertanyakan dewan hakim juga dianggap baru dan bervariasi.   

 

Peserta di grup 6 asal Provinsi Jawa Tengah atas nama M Choirul Jihad, Burhanauddin Tobrani dan M Sais Madany yang ditemui usai terisngkir di babak penyisihan mengaku mendapat kesulitan dengan soal-soal yang lontarkan dewan hakim selama bertanding. “Ya meskipun kami kalah, kami mendapat banyak pengalaman terutama untuk soal-soal  yang dipertanyakan bukan soal yang selama ini kami pelajari,” kata Tobrani.

 

Pun demikian, Tobrani menganggap lawan-lawan yang mereka hadapi memang punya kemampuan lebih baik dari mereka terutama terkait soal-soal fiqih. “Kekalahan ini akan kami jadikan pelajaran dan motivasi  untuk lebih baik ke depannya. Yang penting belajar dan terus belajar,” ucap Tobrani.

 

Terkait soal-soal yang dianggap baru ini juga dikemukakan peserta asal Provinsi Kalimantan Barat yang keluar sebagai pemenang grup Enam  atas nama Fuady Farid Albari, Ahmad Muhsin, Rizka Hadad Alwi dengan nilai 1.135.         

 

“Memang kami akui soal-soal yag dipertanyakan tadi memang banyak yang baru dan belum banyak kami pelajari. Terutama soal potongan ayat-ayat yang disempurnakan. Kalau  soal lain seperti fiqih dan lain-lainnya masih bisa jawab dan pelajari. Alhamdulillah kami berhasil masuk ke semi final,” jelas Fuady Farid  Albary yang biasa disapa Fuad.

 

Untuk menapak laga berikutnya, Fuad dan kedua rekannya akan lebih mempersiapkan diri agar bisa masuk ke final. “Persiapan khusus untuk semi final nanti tidak ada, yang penting kami tetap belajar dan berusaha semaksimal mungkin. Mudah-mudahan Allah mempermudah perjuangan kami,” tutupnya ‘haqqul’ yakin.                 

 

Cabang lomba yang biasa disebut cerdas cermat MTQ ini memperlombakan beberapa kategori soal di antaranya, hifzil qur’an, tafsir al-qur’an, tilawah al-qur’an, hadist,fiqh,bahasa arab, usul fiqh, sejarah arab, ulumul qur’an, LPTQ, hukum, faturrahman dan lain-lain.

 

Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) ini  dilaksanakan dengan sistem gugur melalui babak penyisihan, semi final dan final. Regu pemenang pada setiap grup berhak maju ke babak berikutnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bobby Nasution Lepas Kafilah Sumut ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

Peristiwa

MTQ ke-58 Tingkat Kota Medan Digelar 19-26 April

Peristiwa

Kelurahan Berngam Raih Juara Umum MTQ Kecamatan Binjai

Peristiwa

Wakil Walikota Pematangsiantar MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba, Kelurahan Sumber Jaya Juara Umum

Peristiwa

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Peristiwa

Kelurahan Asuhan Juara Umum MTQN ke-57 Kecamatan Siantar Timur