Musabaqah Menulis Ilmiah Al Quran Diikuti 56 Peserta, Kontingen Sumut Siap Memberikan Usaha Terbaik

Herman - Minggu, 07 Oktober 2018 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/2578_Musabaqah-Menulis-Ilmiah-Al-Quran-Diikuti-56-Peserta--Kontingen-Sumut-Siap-Memberikan-Usaha-Terbaik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Kontingan asal Sumatera Utara siap memberikan usaha terbaiknya dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur'an Nasional XVII Tahun 2018 yang berlangsung pada 4-13 Oktober 2018.

 

Hal itu disampaikan Handika utusan Sumatera asal Medan cabang Musabaqoh Menulis Ilmiah Al Qur'an (M2IQ) golongan putra saat ditemui sebelum dimulainya perlombaan, Minggu (7/10 2018) pagi di Akademi Pariwisata Gedung Sumekto Djajanegara Jalan RS Haji, Pancing.

 

"Suatu kebanggaan dapat mengikuti even ini. Kami akan berjuang memberikan usaha terbaik untuk kebanggaan Sumatera Utara," ujar Handika. Berbagai persiapan sudah dilakukannya selama 6 bulan ini. Karenanya, Sarjana tamatan UINSA atau UIN Sunan Ampel ini berharap bisa memberikan yang terbaik buat Sumatera Utara.

 

"Insya Allah dan yakin bisa masuk ke babak berikutnya," katanya yang mengikuti perlombaan cabang Musabaqoh Menulis Ilmiah Al Qur'an (M2IQ) golongan putra.

 

Handika juga mengatakan, untuk lomba M2IQ ini ada dua  tema yang diberikan dan dipilih oleh setiap peserta. Pertama Revolusi Mental Dalam Perspektif Al Qur'an dan kedua, Peranan Keluarga Dalam Menopang Ketahanan Nasional. "Kami menyiapkan yang terbaik. Walaupun ini cukup  berat karena semua peserta merupakan utusan terbaik tiap provinsi," ucapnya.

 

Sementara, Kordinator M2IQ, Dr Torang Rambe MAg menerangkan, ada peserta ada 28 peserta putra dan 28 putri atau 56 peserta yang mengikuti lomba. Tiap provinsi mengirimkan dua utusannya. Penilaian yang dilakukan, lanjutnya, secara umum yaitu bobot tulisan, logika dan pesan yang disampaikan.

 

"Waktu yang diberikan kepada tiap peserta sesuai ketentuan nasional yaitu sembilan jam sejak dimulainya perlombaan. Untuk istirahat menyesuaikan dengan pesertanys, yang jelas waktunya sembilan jam. Penulisan makalah 10 sampai 15 lembar dan diberikan kepada dewan hakim," ujarnya.

 

Ternyata, lanjut Torang, dari dua  tema atau judul yang diberikan, dari hasil acak komputer, untuk peserta putri mengambil poin tentang ketahanan keluarga. Adapun dewan hakim yang menilai, sebut Torang, berjumlah 11 orang. Ketua dewan hakim Prof Dr H Darwis Hude merangkap anggota dan delapan anggota ditambah dua Panitera.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

MTQ ke-58 Tingkat Kota Medan Digelar 19-26 April

Peristiwa

Kelurahan Berngam Raih Juara Umum MTQ Kecamatan Binjai

Peristiwa

Wakil Walikota Pematangsiantar MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba, Kelurahan Sumber Jaya Juara Umum

Peristiwa

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Peristiwa

Kelurahan Asuhan Juara Umum MTQN ke-57 Kecamatan Siantar Timur

Peristiwa

Penutupan MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Binjai Timur Tahun 2025