Dewan Hakim MTQN XXVII Diyakini Profesional dan Objektif

Herman - Minggu, 07 Oktober 2018 18:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/5678_Dewan-Hakim-MTQN-XXVII-Diyakini-Profesional-dan-Objektif.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin meyakini keberadaan 135 orang dewan hakim yang bertugas dalam pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) XXVII 2018 ini mampu memberikan penilaian objektif, transparan dan akuntabel. Karena itu diharapkan event besar ini semakin berkualitas dalam berbagai hal.

 

"Tentu kualitasnya harus meningkat, bukan hanya pelaksanaan, tetapi juga pesertanya dan yang diperlombakan juga semakin beragam. Tidak hanya soal tilawah, hafalan, tetapi sudah beragam yang diperlombakan, termasuk para pemenangnya nanti," ujar Menag usai Pelantikan Dewan Hakim dan Panitera serta Dewan Pengawas MTQN XXVII 2018 di Hotel Santika Medan, Sabtu (06/10/2018) malam bersama Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur H Musa Rajekshah.

 

Melalui mekanisme seleksi dewan hakim yang cukup ketat, hal itu membuat Lukman optimis akan independensi para penilai kualitas peserta lomba yang diikuti 34 provinsi se-Indonesia. Ditambah lagi dengan sistem digitalisasi elektronik, objektivitas, transparansi dan akuntabilitas bisa terwujud. Sehingga diharapkan peningkatan kualitas MTQ secara keseluruhan bisa membaik.

 

"Jadi melalui seleksi tim rekrutmen itu tersendiri. Semua usulan dari setiap provisni tidak begitu saja diterima oleh kepanitiaan. Jadi dewan hakim itu adalah orang-orang pilihan," jelasnya.

 

Selain itu kata Menag, MTQ Nasional kali ini diperlombakan banyak jenis perlombaan. Jika dahulu hanya sebatas tilawah, hafalan dan qiro'at, maka tahun ini sudah masuk di dalamnya juga ada pemahaman isi Alquran, penggunaan bahasa Inggris, Rab, kaligrafi, mushaf, naskah dan sebagainya, bahkan juga bagi kelompok difabel.

 

"Kita berupaya bahwa esensi Al-Qur'an ini senantiasa bisa terus menjadi acuan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa berpegangan dengan nilai-nilai Alquran," katanya.

 

Sementara Gubernur Sumut melalui Wakil Gubernur H Musa Rajekshah mengaku yakin dengan seleksi dewan hakim. Apalagi menurutnya, orang-orang yang dipilih sudah sarat pengalaman dan punya integritas tinggi. Namun dirinya tetap yakin Sumut akan memperoleh juara umum.

 

"Saya yakin Sumut bisa juara. Karena Sumut dari dulu juga gudangnya qori-qoriah, mudah-mudahan Sumut jadi tuan rumah dan juga juara umum. InsyaAllah," pungkasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wakil Walikota Pematangsiantar MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba, Kelurahan Sumber Jaya Juara Umum

Peristiwa

Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Peristiwa

Kelurahan Asuhan Juara Umum MTQN ke-57 Kecamatan Siantar Timur

Peristiwa

Penutupan MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Binjai Timur Tahun 2025

Peristiwa

Lepas Keberangkatan Kafilah MTQ KORPRI Sumut, Arief Trinugroho Minta Melaksanakan dengan Niat Ibadah

Peristiwa

Pj Bupati Langkat Buka MTQ Ke-57, Wujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an