Beritasumut.com-Pemko Tanjungbalai mengklaim, distribusi gas elpiji 3 kg masih aman untuk Wilayah Kota Tanjungbalai. Hal ini diucapkan Kasubag Pengembangan Usaha Ekonomi Pemko Tanjung Balai, Nurhayati.Pihaknya dalam beberapa hari ini telah melakukan Monitoring, Evaluasi dan Pengawasan LPG 3 Kg di beberapa lokasi yakni Kecamatan Sei Tualang Raso dan Tanjungbalai Utara guna mengklarifikasi soal kelangkaan gas elpiji 3 kg dan harga yang masih bervariatif mulai dari Agen, Pangkalan dan Pengecer. Dilansir dari laman Tanjungbalaikota.go.id, Minggu (07/10/2018), dari pantauan Tim Monitoring, Evaluasi dan Pengawasan Pemko Tanjungbalai di sejumlah kecamatan harga gas melon yang dipatok rata-rata berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu. Harga tersebut diperoleh dari para pengecer. Sementara untuk harga dari pangkalan berkisar Rp 17 ribu hingga Rp 19 ribu. Salah satu warga yang beralamat di Jalan Sei Barito, Kecamatan Sei Tualang Raso, Sahrial Lubis mengungkapkan harga Gas LPG 3 kg dari salah satu Agen LPG dengan harga Rp 18 ribu s/d Rp 19 ribu di Pangkalan dan Rp 20 ribu s/d Rp 22 ribu di Kedai/Kios. Hal senada juga diungkapkan Hj. Tuah warga Kelurahan TB Kota IV, Kecamatan Tanjungbalai Utara bahwa harga LPG 3 Kg di Wilayahnya berkisar Rp 21 ribu s/d Rp 23 ribu di tingkat Pengecer/Kedai. "Menurut pengamatan kita, gas 3 kg ini untuk Wilayah Kota Tanjungbalai tidak langka dan aman. Hanya saja harganya yang masih jauh dari HET bahkan sampai Rp23 ribu per tabungnya," ujar Nurhayati. Nurhayati menambahkan, berdasar pengakuan pihak SPBE kepada pihaknya bahwa Stok LPG 3Kg untuk Kota Tanjungbalai tidak ada masalah dan aman. "Penyaluran LPG 3 Kg dari SPBE ke Empat Agen Resmi di Kota Tanjungbalai tidak ada masalah, tetap seperti biasa pendistribusiannya sesuai Kuota yang disepakati dan ditentukan Pertamina dan SPBE," jelas Nurhayati. Menanggapi masih banyaknya Pangkalan dan Pengecer yang menjual LPG 3 Kg diatas HET, Pemko Tanjungbalai akan melakukan langkah-langkah terhadap hal ini yakni akan memanggil Para Agen dan Pangkalan LPG guna menyelesaikan persoalan ini dan jika tidak mengindahkan dan masih membandel juga Pemko Tanjungbalai tidak akan segan melaporkan hal ini ke Pertamina, Medan. "Sebagaimana kita ketahui HET LPG 3 Kg bersubsidi untuk Wilayah Kota Tanjungbalai yakni Rp. 16.000/Tabungnya," pungkas Nurhayati. (BS09)