Pemko Tanjungbalai Ingatkan Agen dan Pangkalan Jangan Menjual LPG 3Kg di Atas HET

- Minggu, 07 Oktober 2018 15:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102018/1709_Pemko-Tanjungbalai-Ingatkan-Agen-dan-Pangkalan-Jangan-Menjual-LPG-3Kg-di-Atas-HET.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pemko Tanjungbalai mengklaim, distribusi gas elpiji 3 kg masih aman untuk Wilayah Kota Tanjungbalai. Hal ini diucapkan Kasubag Pengembangan Usaha Ekonomi Pemko Tanjung Balai, Nurhayati.Pihaknya dalam beberapa hari ini telah melakukan Monitoring, Evaluasi dan Pengawasan LPG 3 Kg di beberapa lokasi yakni Kecamatan Sei Tualang Raso dan Tanjungbalai Utara guna mengklarifikasi soal kelangkaan gas elpiji 3 kg dan harga yang masih bervariatif mulai dari Agen, Pangkalan dan Pengecer.

 

Dilansir dari laman Tanjungbalaikota.go.id, Minggu (07/10/2018), dari pantauan Tim Monitoring, Evaluasi dan Pengawasan Pemko Tanjungbalai di sejumlah kecamatan harga gas melon yang dipatok rata-rata berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 23 ribu. Harga tersebut diperoleh dari para pengecer. Sementara untuk harga dari pangkalan berkisar Rp 17 ribu hingga Rp 19 ribu.

 

Salah satu warga yang beralamat di Jalan Sei Barito, Kecamatan Sei Tualang Raso, Sahrial Lubis mengungkapkan harga Gas LPG 3 kg dari salah satu Agen LPG dengan harga Rp 18 ribu s/d Rp 19 ribu di Pangkalan dan Rp 20 ribu s/d Rp 22 ribu di Kedai/Kios.

 

Hal senada juga diungkapkan Hj. Tuah warga Kelurahan TB Kota IV, Kecamatan Tanjungbalai Utara bahwa harga LPG 3 Kg di Wilayahnya berkisar Rp 21 ribu s/d Rp 23 ribu di tingkat Pengecer/Kedai.

 

"Menurut pengamatan kita, gas 3 kg ini untuk Wilayah Kota Tanjungbalai tidak langka dan aman. Hanya saja harganya yang masih jauh dari HET bahkan sampai Rp23 ribu per tabungnya," ujar Nurhayati.

 

Nurhayati menambahkan, berdasar pengakuan pihak SPBE kepada pihaknya bahwa Stok LPG 3Kg untuk Kota Tanjungbalai tidak ada masalah dan aman. "Penyaluran LPG 3 Kg dari SPBE ke Empat Agen Resmi di Kota Tanjungbalai tidak ada masalah, tetap seperti biasa pendistribusiannya sesuai Kuota yang disepakati dan ditentukan Pertamina dan SPBE," jelas Nurhayati.

 

Menanggapi masih banyaknya Pangkalan dan Pengecer yang menjual LPG 3 Kg diatas HET, Pemko Tanjungbalai akan melakukan langkah-langkah terhadap hal ini yakni akan memanggil Para Agen dan Pangkalan LPG guna menyelesaikan persoalan ini dan jika tidak mengindahkan dan masih membandel juga Pemko Tanjungbalai tidak akan segan melaporkan hal ini ke Pertamina, Medan. "Sebagaimana kita ketahui HET LPG 3 Kg bersubsidi untuk Wilayah Kota Tanjungbalai yakni Rp. 16.000/Tabungnya," pungkas Nurhayati. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bareskrim dan Polda Sumut Ungkap Praktek Pengoplosan Gas Subsidi di KIM II, Tiga Tersangka Ditangkap

Peristiwa

Dugaan Kasus Selingkuh, 2 Oknum Pejabat dari Aceh Tenggara dan Tanjung Balai Ditangkap Polisi di Hotel Kota Medan

Peristiwa

Lanal TBA Dukung Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Tanjungbalai

Peristiwa

Pemprov Sumut dan Pertamina Perlu Sinergi Awasi Pendistribusian BBM dan Gas

Peristiwa

Bangun Rumah Sakit, Pemko Tanjungbalai Tandatangani MoU dengan PT SMI

Peristiwa

Curi 10 Tabung Gas Elpiji, Dua Maling Dibekuk Polsek Bilah Hulu