Beritasumut.com-Setelah melalui proses perdebatan yang sangat alot selama dua hari, akhirnya Rakor Harmonisasi Strategi Operasi Keamanan Laut secara resmi ditutup oleh Direktur Strategi Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Dirstra Balamla RI) Laksma TNI Muspin Santoso SH MSi(Han), di Harris Vertu Hotel, Jalan Hayam Wuruk No 6 Jakarta, Kamis (04/10/2018). Rakor yang diikuti puluhan pejabat eselon 3, eselon 4, dan sejumlah staf Bakamla itu telah menghasilkan draft awal pedoman mekanisme operasional dan tata laksana kerja tiga unit kerja Bakamla di bidang Operasi,serta mengharmonisasikan draft rumusan strategi operasi yang akan difinalisasi dan selanjutnya ditetapkan menjadi pokok-pokok kebijakan dan strategi Kepala Bakamla tahun 2019. Menurut Direktur Strategi Bakamla RI dalam sambutannya pada acara penutupan kegiatan tahunan itu, hasil tersebut diharapkan mampu mendorong upaya-upaya strategi guna meningkatkan sinergitas antar unit kerja Bakamla, dan selanjutnya dengan mitra kerja Bakamla. "Ini dalam rangka mewujudkan pelaksanaan patroli keamanan dan keselamatan laut yang berbasis teknologi informasi atau early warning system dan disertai penanganan hukum yang tuntas," ujarnya. Turut hadir Kasubdit Harmonisasi Strategi Kamla Kombes Pol Tatar Nugroho SIK SH, Kasubdit Perumusan Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol SIk, Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat, Kasubdit Perencanaan Litbang Bambang Widiatmoko SAP MM, serta sejumlah pejabat eselon 3 lainnya, dan diperkuat sejumlah pejabat eselon 4 serta beberapa staf Bakamla RI. Sementara itu, meski Rakor telah ditutup, namun rencana panitia yang diketuai Kombes Tatar, acara masih akan berlanjut esok hari dengan agenda kegiatan evaluasi hasil pelaksanaan Rakor. (Rel)