Gubernur Edy Rahmayadi: Harus Dicarikan Solusi Mahalnya Harga Buku

Herman - Minggu, 23 September 2018 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092018/6730_Gubernur-Edy-Rahmayadi--Harus-Dicarikan-Solusi-Mahalnya-Harga-Buku.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com–Mahalnya harga buku masih menjadi kendala upaya meningkatkan minat baca di tengah masyarakat. Karena itu, perlu dicarikan solusi, apakah harga buku yang diturunkan atau adanya subsidi.

 

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi ketika membuka secara resmi Pameran Buku, Budaya dan Teknologi di halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut Jalan Brigjend Katamso Medan, Sabtu (22/9). Pameran yang diikuti sedikitnya 115 penerbit buku dari pulau Jawa dan Sumut itu akan berlangsung 22-26 September 2018.

 

“Rakyat Indonesia, khususnya Sumatera Utara memiliki minat baca yang besar, tapi tidak sanggup mendapatkan buku bacaan,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi.

 

Untuk itu, Edy Rahmayadi akan melakukan evaluasi dan mempelajari hal-hal yang bisa dilakukan terkait dengan harga buku. “Nanti kita akan pelajari, kalau kita bisa turunkan harga buku, ya kita turunkan, tapi tidak boleh penulis dan penerbit dirugikan,” ujarnya.

 

Menurut Edy, harus ada solusi terbaik dari persoalan harga buku ini. “Kalau harga buku tidak bisa turun, bila perlu disubsidi, kita cari win win solution apa yang bisa kami lakukan nanti,” katanya.

 

Edy pun menceritakan masa kecilnya, saat mencari buku bacaan murah ke kawasan Titi Gantung, Medan. “Dulu, saat itu mau ujian, tak punya uang buat beli buku. Saya bersama teman-teman ke Titi Gantung, pinjam buku di sana pulang sampai jam 11 atau 12,” kenangnya.

 

Edy berharap anak-anak di Sumut tidak lagi mengalamai seperti dirinya dahulu, yang sulit mendapatkan buku bacaan murah. “ Saya tak mau anak-anak saya macam saya, saya mau anak-anak di Sumatera Utara bebas membaca, kapan saja,” harapnya.

 

Perpustakaan adalah salah satu tempat dimana masyarakat bisa membaca banyak buku. Karena itu, menurut Edy, harus dibuat nyaman untuk semua orang. “Bila perlu perpustakaan ada tamannya, sambil baca, tidak mungkin orang membaca dengan kondisi tidak karuan,” katanya.

 

Edy juga mengapresiasi acara Pameran Buku, Budaya dan Teknologi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut bersama IKAPI tersebut. Bahkan menurutnya tidak harus setahun sekali, kalau bisa digelar sesering mungkin agar menarik orang  untuk membaca. “Bila perlu 3 bulan sekali, sebulan sekali, kenapa tidak,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Rosidayati Rozalina mengatakan Sumut telah 9 tahun tidak mengadakan pameran buku. “Tahun ini adalah kesempatan baru, untuk memberikan semangat baru agar gemar membaca dan menggelar pameran buku setiap tahun,” katanya.

 

Pameran buku, kata Rosidayati, bertujuan meningkatkan minat baca dan sebagai ajang penjualan dan promosi buku terbaru. “Tentu ada buku yang diberi diskon hingga 70%, yang akan menarik minat masyarakat,” katanya.

 

Masyarakat yang gemar membaca akan membuat negara maju. Karena itu, menurut Rosidayati, pemerintah perlu memfasilitasi pameran buku. “Kami (penerbit) hanya bisa menunjang, tanpa bantuan pemerintah untuk mengerahkan atau mengajak masayarakat datang ke pameran buku akan percuma,” ujarnya.

 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Utama Dewan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Sri Sumekar, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Ir H R Sabrina MSi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut Ferlin H Nainggolan, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdarov Sumut Ilyas Sitorus, dan Ketua IKAPI Sumut Doni Irfan Alfian.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Luncurkan Aplikasi ‘Literasi Permata’ Guna Permudah Masyarakat Pinjam Buku dari Perpustakaan

Peristiwa

Terima Relawan Perpustakaan UMSU, Ilyas Sitorus Apresiasi Mahasiswa Bakti Sosial Literasi di Pedesaan

Peristiwa

Walikota Pematang Siantar : ASN Naik Pangkat dan Dinas Luar Pulau Wajib Sumbang Buku ke Perpustakaan

Peristiwa

Dinas Arsip dan Perpustakaan Pematang Siantar Tandatangani MoA dengan USI

Peristiwa

Laksamana Putra Siregar Dilantik Sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan

Peristiwa

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Medan Sediakan Fasilitas Mewarnai di Car Free Day