Beritasumut.com-Dikenal sebagai kota toleran se-Indonesia, Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terkenal dengan sebutan The Most Tolence City. Kota ini telah dikunjungi beberapa kabupaten dan kota untuk melihat langsung kerukunan antar suku, etnis dan agama yang selalu terjaga. Salah satunya adalah Lembaga Demokrasi dan Perdamaian Setara dari Jakarta Selatan. Kedatangan mereka diterima langsung Wali Kota Hefriansyah SE MM di Rumah dinasnya, Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar, akhir pekan kemarin. "Kota Pematangsiantar memiliki slogan Sapangambei Manoktok Hitei (bahasa Simalungun) yang artinya Gotong Royong Demi Tujuan Mulia, sejak dahulu kota ini merupakan kota yang heterogen, beragam etnis, suku dan agama hidup berdampingan dan rukun," ungkap Hefriansyah dilansir dari laman pematangsiantarkota, Minggu (23/09/2018). "Untuk itu pemerintah kota terus menjaga dan membina melalui forum kerukunan umat beragama (FKUB). Di kota ini ada beberapa bangunan Masjid dan Gereja yang letaknya berdampingan, dan di kota ini juga ada beberapa pusat Gereja," sambung Wali Kota. Sementara itu, Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos menambahkan, jika pihaknya telah bekerjasama dengan Kemendagri dan Badan Pengarah Ideologi Pancasila (BPIP) dan akan meluncurkan hasil penelitian terhadap kota toleransi.(BS09)