Tiga Kali Abaikan Undangan RDP, DPRD Minta Gubernur Evaluasi Kepala Bappeda Sumut

- Rabu, 19 September 2018 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092018/343_Tiga-Kali-Abaikan-Undangan-RDP--DPRD-Minta-Gubernur-Evaluasi-Kepala-Bappeda-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Ari Wibowo, Ketua Komisi D DPRD Sumut
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi mengevaluasi kinerja Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) yang terkesan kurang mendukung program daerah. Ketua Komisi D DPRD Sumut Ari Wibowo dan Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan meragukan keseriusan Bappeda Sumut dalam mendukung program pembangunan dengan konsep 'Sumut Bermartabat' yang diusung Gubernur Edy Rahmayadi.

 

"Indikasi ketidakseriusan itu dapat terlihat dari ketidaksediaan Kepala Bappeda Sumut Irman untuk menghadiri rapat dengan Komisi D DPRD Sumut guna membahas berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan. Sudah tiga kali diundang untuk rapat, namun Kepala Bappeda Sumut tidak pernah hadir" tegas Ari Wibowo politisi Partai Gerindra di DPRD Sumut Rabu (19/09/2018).

 

Padahal, sambung Ari Wibowo, masalah yang dibahas Komisi D DPRD Sumut dengan Bappeda tersebut sangat penting, seperti program pembangunan, status jalan, dan realisasi anggaran. Meski DPRD Sumut telah menunjukkan keseriusannya, namun pihaknya menyayangkan sikap pimpinan Bappeda Sumut yang tidak menunjukkan iktikad baik dalam membahas program yang diperlukan. "Baru DPRD yang memanggil, bagaimana lagi dengan masyarakat yang mau mengetahui kinerja eksekutif," ujarnya.

 

Karena itu, sangat wajar jika DPRD meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang berkeinginan kuat untuk mewujudkan Sumut Bermartabat agar mengevaluasi kinerja Bappeda Sumut. Pihaknya mengingatkan pimpinan Bappeda Sumut untuk tidak membawa dan meniru model yang lama karena dapat menghambat kesuksesan program pembangunan di provinsi itu. "Kini, Gubernur Sumut sudah baru dengan semangat baru," kata Ari Wibowo.

 

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan mengatakan, Bappeda merupakan organisasi perangkat kerja (OPD) yang memiliki posisi strategis, khususnya di bidang infrastruktur yang ditangani Komisi D DPRD Sumut. Bappeda juga merupakan 'dapur' dalam pembangunan karena menjadi instansi yang membahas dan menyiapkan program pembangunan secara matang agar sesuai dengan harapan masyarakat.

 

Untuk mendapatkan kesesuaian dengan harapan masyarakat tersebut, seharusnya Bappeda Sumut bersedia untuk membahas program pembangunan yang dijalankan dengan DPRD sebagai lembaga wakil rakyat. Namun belakangan, pihaknya merasa kecewa karena Bappeda Sumut seperti menunjukkan arogansi dan menganggap DPRD hanya 'Lembaga Stempel' atas program pembangunan yang disiapkan. "Bappeda perlu membahas programnya agar sesuai dengan keinginan masyarakat. Bukan merasa bahwa DPRD hanya bertugas untuk menyetujui program mereka" ujar politisi PDI Perjuangan itu. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional

Peristiwa

Gubernur Sumut Buka Puasa Bersama Pimpinan DPRD Sumut

Peristiwa

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Peristiwa

Audiensi IKLAB RAYA, Erni Ariyanti Tanggapi Pemekaran Sumatera Timur dan Sekolah Unggulan

Peristiwa

Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur

Peristiwa

Hari Pertama Ngantor, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tekankan Tugas Pemerintah Melayani Masyarakat