Beritasumut.com-Menjelang penetapan pasangan calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden priode 2019-2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, suhu politik semakin panas. Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto menyadari betul potensi kerawanan yang akan terjadi selama pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang. Oleh karena itu, jendral bintang 2 itu mengingatkan agar tidak mempergunakan isu politik identitas karena sangat rawan menimbulkan perpecahan. "Hindarkan politik identitas, silahkan adu program, silahkan adu rekam jejak dan sebagainya," ujar Irjen Agus, usai latihan simulasi pengamanan di Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (19/09/2018). Dengan adu program yang disampaikan itu, Agus menilai masyarakat akan mendapatkan gambaran seluas-luasnya kepada calon pemimpin dimasa yang akan datang. "Jangan timbulkan pertentangan dan perpecahan. Kerukunan masyarakat di Sumut harus diutamakan, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi benar-benar dirayakan oleh seluruh rakyat Sumut," paparnya. Kata dia, pesta demokrasi kali ini merupakan ajang mencari pemimpin negara, tanpa melihat suku, agama, etnis dan sebagainya. "Silahkan lihat rekam jejaknya, program kerjanya, jadi masyarakat bisa memilih sesuai hati nuraninya," tukasnya. (BS07)