Pungli Pasar Marelan, Ketua P3TM Akui Keuntungan Untuk Diri Sendiri

- Selasa, 18 September 2018 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092018/2030_Pungli-Pasar-Marelan--Ketua-P3TM-Akui-Keuntungan-Untuk-Diri-Sendiri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Usai berhasil menangkap Ketua Pengurus Persatuan Pedagang Tradisional Marelan (P3TM), Aliswan (57) saat bersembunyi di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (15/09/2018) kemarin, Polda Sumatera Utara (Sumut) saat ini masih terus berupaya melakukan pengembangan.

 

Demikian ungkap Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Selasa (18/09/2018). "Dia (Ketua P3TM) sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan. Namun kini masih kita lakukan pengebangan," ungkapnya kepada wartawan.

 

Sebab, jelas MP Nainggolan, dari pemeriksaan yang telah dilakukan, kepada penyidik Aliswan mengaku jika uang kutipan lapak dagangan yang dimintanya kepada para pedagang, hanya untuk dirinya saja. Meski demikian, lanjut MP Nainggolan, polisi tidak percaya sampai disitu saja keterangan Aliswan, sehingga masih terus mencari tahu kemana saja aliran dana uang yang dikutip dari pedagang tersebut. "Tersangka mengaku kalau uang kutipan itu tidak ada disetornya lagi kemana pun. Tapi kita tidak percaya," jelasnya. 

 

Lebih lanjut sambung MP Nainggolan, dari keterangan Aliswan, uang kutipan yang dilakukannya kepada para pedagang itu, tujuannya untuk dana pembangunan kios. Selain itu, Aliswan juga mengaku kalau pengutipan yang dilakukannya tersebut telah dilangsungkan cukup lama. "Jadi setiap setiap para pedagang akan berjualan, selalu dikutipnya dengan alasan jual beli kios," bebernya.

 

Seperti diketahui, setelah kasus jual beli kios yang dilakukan Aliswan cs terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), Aliswan langsung kabur dan bersembunyi hingga akhirnya tertangkap di Batu Bara. Adapun penangkapan terhadap ketua P3TM ini sesuai Sp.kap/520/IX/2018/Ditreskrimum, tanggal 15 September 2018. "Sebagai Ketua, tersangka telah melakukan tindak pidana pemerasan dengan ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHPidana," sebutnya.

 

MP Nainggolan menuturkan, Aliswan ditangkap berdasarkan pengakuan anggotanya yang telah terjaring OTT dan sudah mendekam dalam sel. Kini, penyidik sedang melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tiga tersangka P3TM itu untuk selanjutnya dikirim ke Kejaksaan. "Masih kita lengkapi berkas ketiga tersangka. Kalau sudah siap segera kita kirim ke Jaksa," tegasnya.

 

MP Nainggolan menambahkan, ketiga pelakunya adalah, Roni Mahera (47), warga Jalan Takenaka Gang Family, Lingkungan V Paya Pasir Marelan, Resty (49), warga Pasar Nippon Siombak Labuhan Deli Marelan dan M Ali Arifin (50), warga Marelan Raya, Lingkungan 7 Rengas Pulau Marelan. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China

Peristiwa

Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto

Peristiwa

Polsek Medan Baru Amankan Preman yang Melakukan Kutipan Parkir Terhadap Pengendara Mobil

Peristiwa

HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolda Sumut: Bangkitkan Ekonomi Demi Kemakmuran Masyarakat

Peristiwa

Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Sumut, Walikota Binjai Harap Kerja Sama dan Dukungan Polri Terus Berlanjut