Beritasumut.com-Meskipun pelaksanaan MTQN tak sampai hitungan bulan lagi, namun gaung even nasional yang rencananya dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo belum begitu terdengar. Hal ini berbeda jauh dengan persiapan matang yang dilaksanakan Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) saat menjadi penyelenggara MTQN ke-26 tahun 2016 lalu. Provinsi NTB tidak hanya sukses di bidang Prestasi dan penyelenggara tapi juga sukses mengangkat perekonomian masyarakat dengan gelaran kegiatan akbar tersebut. Dan tidak kalah pentingnya, gelaran MTQN di NTB kian mempersatukan persaudaraan masyarakat yang terdiri dari berbagai lintas agama. Pelaksanaan MTQN tidak hanya disambut antusias warga muslim tapi juga warga non muslim. Hal ini dibuktikan dengan berpartisipasinya warga non muslim, seperti halnya yang dilakukan umat Budha mereka berpartisipasi memasang spanduk, umbul-umbul dan lampion di jalan-jalan utama Kota Mataram untuk menyambut para Kafilah. Begitu juga dengan promosi dan juga sosialisasi pelaksanaan MTQN, sejak satu tahun sebelum hari H panitia telah mampu mengakomodir seluruh rumah makan, hotel, pusat perbelanjaan, dan tempat-tempat umum lainnya agar mensosialisasikan MTQN baik melalui spanduk maupun pemutaran jingle MTQN di angkutan umum maupun di mall-mall. Kondisi ini berbanding terbalik dengan di Sumut. Bahkan Sekdaprovsu Sabrina sempat berang karena melihat minimnya keperdulian kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap pelaksanaan MTQN. Selain itu juga pelaksanaan MTQN sudah didepan mata, semangat pelaksanaan MTQ belum menyentuh masyarakat luas khususnya di daerah-daerah yang dijadikan tempat pelaksanaan MTQ. Terkait anggapan masih kurangnya gaung MTQN Asisten III Setdaprovsu yang juga Ketua Harian Panitia Pelaksana MTQN ke-27 Zony Waldi tak membantah kalau sosialisasi tidak segencar yang dilakukan Provinsi NTB. Begitupun Zony mengaku bahwa pihaknya terus berusaha maksimal agar pelaksanaan MTQN berjalan baik sesuai yang diharapkan. Termasuk juga para pimpinan OPD yang sebelumnya sempat tak serius dan membuat Sekda berang telah berkomitmen bertanggungjawab untuk mensukseskan gelaran akbar tersebut. "Hari ini kita menjumpai Ketua DPRD Sumut Pak Wagirin juga dalam rangka keseriusan kita untuk mensukseskan MTQ. Sebagai dewan penasehat panitia kita mengharapkan masukan kepada beliau. Kalau soal kepala OPD sudah mulai seirama dan berkomitmen melaksanakan tugas mereka sebagai Liaison Officer atau penghubung (LO) bagi kontingen dari daerah lain secara maksimal," ujarnya usai audiensi dengan Ketua DPRD Sumut Rabu (12/9/2018). Saat ini lanjut Zony, pihaknya terus menggenjot persiapan demi persiapan termasuk menggandeng Pemda Kabupaten/Kota untuk mensosialisasikan MTQN. Selain itu pada hari ini panitia dipimpin Sekdaprovsu menggelar seminar dengan para awak media terkait pelaksanaan MTQN."Hari ini kita mengundang seluruh wartawan mengikuti seminar terkait MTQN. Kita berharap media dan wartawan ikut mensosialisasikan kepada masyarakat. Walaupun sedikit terlambat tentu kita terus mendorong agar gaung MTQN semakin besar," ujar Zony. Dalam kesempatan itu, Zony juga menyampaikan bahwa saat ini persiapan terus dimatangkan. Zony berharap bahwa gelaran MTQN juga dapat mendorong perekonomian masyarakat. Pasalnya dengan kehadiran ribuan kafilah ke Sumut tentu akan mendongkrak perekonomian khusus bagi pelaku Usaha kecil menegah (UKM), perhotelan, restoran maupun jasa transportasi. "Tentu dengan kehadiran 1555 kafilah dan juga timnya yang diperkirakan mencapai 3500 orang akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Makanya nanti kita juga akan menfasilitasi stan atau lapak pameran untuk UKM kita yang menjual oleh-oleh baik cendera mata maupun kuliner. Belum lagi hotel atau rumah makan tentu akan ramai diburu. Termasuk juga jasa transportasi seperti bus. Ya kita berharap pelaksanaan MTQN ini membawa berkah bagi masyarakat," jelasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman berharap agar panitia MTQN dapat bekerja maksimal dalam mensukseskan MTQN. Panitia lanjut Wagirin dapat membuat sekaligus mengajak masyarakat untuk menyambut baik pergelaran akbar yang digelar selama dua tahun sekali tersebut. Oleh karenanya selain persiapan matang penyelenggaraan, panitia juga harus gencar mensosialisasikan acara tersebut. "Sebagai tuan rumah tentu ini momentum bagi kita. Saya berharap kita tidak sukses sebagai penyelenggara tapi juga prestasi. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama mensukseskan MTQN ke-27 ini," pungkasnya.(BS03)