Beritasumut.com-Pelaksanaan seminar sekaligus pemaparan persiapan MTQN ke-27 di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja, Medan menyisakan persoalan. Bahkan dikhawatirkan kecerobohan panitia yakni Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu yang tidak memajangkan foto Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) H Musa Rajekshah dalam sepanduk kegiatan berisiko memecahbelah hubungan baik antar Gubernur Sumut (Gubsu) H Edy Rahmayadi dan Wagubsu H Musa Rajekshah atau Ijeck. "Sebagai Ketua komisi A saya mempertanyakan dan sangat menyayangkan keberadaan spanduk yang tidak mencantumkan foto wagubsu. Sementara kita lihat di spanduk itu selain foto Bapak Gubernur ada foto Sekda dan foto narasumber lainnya. Ini kecerobohan atau kesengaja?. Yang jelas hal itu telah memancing keresahan dan ketidaknyamanan. Makanya kita menduga hal ini sengaja dilakukan sebagai upaya memecahbelah. Kalau hal itu benar adanya sangat kita sayangkan dan patut dievaluasi," ujar Nezar Djoeli kepada wartawan, Rabu (12/09/2018). Ditegaskan Nezar, dirinya meminta agar pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninggalkan cara-cara lama dan tidak memperagakan di era Sumut Bermartabat.Pasalnya, di masa-masa pemerintahan sebelumnya, antara Gubernur dan wakil Gubernur hubungan mereka menjadi kurang harmonis akibat ulah para bawahan mereka yang tidak proposional dalam melaksanakan tugas. "Kepada OPD terkait saya minta agar gaya-gaya lama jangan lagi di peragakan di era Pemerintahan Sumut yang bermartabat. Dan jangan ada lagi OPD-OPD yang berusaha mengambil panggung dalam menjalankan tugas dan tupoksinya. Sumut harus bersatu padu dalam mengejar program yang dicanangkan oleh pemerintahan Gubsu Edi Rahmayadi dan Musa Rajekshah. Saya minta bu Sekda agar menegur panitia pelaksana," pungkasnya.(BS03)