Gereja IRC Jalan Setiabudi Didemo Mahasiswa GMKI, Pendeta Diduga Sebarkan Ajaran Sesat

- Jumat, 07 September 2018 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092018/3229_Gereja-IRC-Jalan-Setiabudi-Didemo-Mahasiswa-GMKI--Pendeta-Diduga-Sebarkan-Ajaran-Sesat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Belasan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan melakukan aksi unjuk rasa di Gereja Indonesia Rivival Chruch (IRC) Jalan Setiabudi Gang Rahmad, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (07/09/2018).

 

Sekertaris GMKI Medan, Daniel Sinaga mengatakan, aksi ini mereka lakukan, karena selain gereja IRC dianggap mengajarkan dogma-dogma menyesatkan, oknum pendetanya juga telah menjadikan gereja tersebut sebagai ajang bisnis. "Padahal Gereja pada dasarnya berfungsi sebagai tempat persekutuan dan pengajaran injil. Tapi hari ini gereja (IRC) kehilangan fungsi dan tujuannya, karena telah dijadikan ajang bisnis dan memperkaya diri sebesar-besarnya," ungkapnya kepada wartawan.

 

Malah yang lebih miris lagi, kata Daniel, Pdt Asaf Tunggul Marpaung juga menganggap dirinya sebagai Tuhan dan memaksa jemaat untuk mempercayai dogma tersebut. Hal ini sambung Daniel, dilakukan Pdt Asaf untuk memperoleh kekayaan dari praktek-praktek yang diajarkan. "Contohnya adalah 10% dari harta jemaat adalah milik Pdt Asaf. Setiap jemaat wajib melaporkan pemasukan dan pengeluaran keuangan secara jujur. Namun jemaat tidak bisa melawan, karena mereka diajarkan untuk patuh dan taat kepada Pdt Asaf. Setiap keinginannya harus dipenuhi, kalau tidak jemaat akan diancam mati," paparnya.

 

Untuk itu, tegas Daniel, pihaknya menuntut agar pelaku penipuan berkedok agama ini diusut tuntas dan diadili, serta meminta untuk mengembalikan Gereja kepada fungsi dan tujuannya. Amatan wartawan, aksi ini sendiri berlangsung damai. Meski tidak mendapat pengawalan dari petugas kepolisian.

 

Sementara itu, Sekretaris Sinode Gereja IRC, Josua Manalu menanggapi dingin aksi damai yang dilakukan mahasiswa GMKI tersebut. Dia beranggapan, tudingan mahasiswa tersebut tidak beralasan dan tak memahami undang-undang. "Secara parameter, siapa yang bisa bilang gereja A salah gereja B salah? Karena ajarannya beda. Keyakinan itu pertanggungjawabannya vertikal bukan horizontal. Apapun yang mereka katakan, apapun yang mereka umbarkan itu tidak akan mengurangi keimanan saya. Karena keimanan saya bukan sama mereka, tapi sama Tuhan," katanya.

 

Menurutnya, secara administrasi gereja IRC mempunyai izin, dan mengadopsi pada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) milik agama Kristen. "Secara administratif semua orang berhak. Kalau dalam pasal 29, semua warga negara diwajibkan tidak beragama, tapi semua berhak artinya negara menjamin. Tapi hari ini apa, banyak orang yang tidak mengerti undang-undang. Hak seseoang itu ingin dipaksa, ke kristenan tidak dipaksa dan Yesus tidak pernah memaksa," jelasnya.

 

Diapun mempertanyakan, demo mahasiswa tersebut, tidak mewakili dari gereja dan sekte apa. Melainkan ia beranggapan, bahwa aksi tersebut hanya mengusik keyakinan seseorang. "Mereka mewakili agama apa? Mereka mewakili sekte mana? Mereka mewakili gereja mana? Kalau mereka mewakili warga negara, mereka tidak akan mengusik sesama orang yang mempunyai keyakinan," tandasnya. (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Geruduk Mapolrestabes Medan, Massa IMM Minta Polisi Tindak Tegas Begal

Peristiwa

Polsek Medan Area Tangkap Rojali, Bandar Sabu di Jalan Setia Budi

Peristiwa

Polsek Sunggal Tembak Dua Pelaku Curanmor di Jalan Setia Budi Medan

Peristiwa

Pagi Hari, Maling Bobol Rumah di Jalan Setia Budi Medan

Peristiwa

Fakta Gereja IRC Medan, Ternyata Tidak Terdaftar di Kementerian Agama

Peristiwa

Mantan Jemaat Gereja IRC Desak Polisi Proses Laporan Mereka Tudingan Ajaran Sesat