Gebyar Karya Pertiwi, Salah Satu Wujud Melestarikan Budaya Nusantara

- Selasa, 04 September 2018 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092018/4499_Gebyar-Karya-Pertiwi--Salah-Satu-Wujud-Melestarikan-Budaya-Nusantara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Gebyar Karya Pertiwi dan  Military Attache and Spouse Culture yang akan dilaksanakan tanggal 6-8 September 2018 di Balai Sudirman Jakarta Selatan, dengan tema 'Menuju Wirausaha Mandiri Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga', sebagai salah satu perwujudan TNI dalam upaya melestarikan budaya nusantara serta memperkenalkan budaya manca negara.

 

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di hadapan awak media, usai mengikuti Tari Gemu Famire Rekor MURI di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (04/09/2018).

 

Ketum Dharma Pertiwi mengungkapkan bahwa Gebyar Karya Pertiwi dalam rangka memperingati HUT TNI ke-73 tahun 2018, bertujuan untuk menggali potensi keterampilan Prajurit TNI dan keluarganya, meningkatkan dan mengembangkan wirausaha Prajurit TNI dan keluarganya serta usaha binaan yang dilakukan oleh TNI, meningkatkan kesejahteraan keluarga Prajurit TNI dan menambah wawasan Prajurit TNI serta keluarganya di bidang kewirausahaan.

 

“Gebyar Karya Pertiwi 2018 merupakan yang pertama dan rencananya akan dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini adalah untuk memberikan wadah kepada para istri tentara dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara dan IKKT Pragati Wira Anggini,” ujarnya.

 

Menurut Nanny, konsep dari acara Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache and Spouse Culture  adalah memajukan dan mengembangkan budaya hasil karya anak bangsa berupa perpaduan bazar produk-produk UMKM (Usaha Miko Kecil Menengah) berkualitas dengan penampilan pertunjukan seni dan budaya Indonesia dan budaya manca negara serta berbagai workshop yang bertemakan kewirausahaan dan peningkatan kompetensi kewirausahaan.

 

“Harapan yang dicapai pada acara Gebyar Karya Pertiwi agar lahir motivasi dan kreativitas kewirausahaan di kalangan masyarakat pada umumnya dan khususnya di lingkungan keluarga Prajurit TNI, sehingga dengan usaha mandiri mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Nanny.

 

Peserta dari Gebyar Karya Pertiwi antara lain, Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, IKKT Pragati Wira Anggini, Dharma Pertiwi Pengurus Daerah, Bhayangkari, partisipasi aktif dari Atase Militer yang ada di Indonesia, diantaranya Australia, Brazil, Brunai Darussalam, Canada, Francis, India, Jepang, Mexico, New Zealand, Pakistan, Polandia, Philipina, Rusia, Singapore, Korea Selatan, Thailand dan Inggris serta pelaku usaha UMKM seluruh Indonesia.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar

Peristiwa

Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan

Peristiwa

UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dibekali Pelatihan Fotografi Produk

Peristiwa

Kadin Sumut Gelar Workshop UMKM Batch 4

Peristiwa

Pertamina UMK Academy 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Maju dan Naik Kelas

Peristiwa

Walikota Medan Berharap Plaza UMKM Jadi Wadah Dorong Pengembangan Usaha Masyarakat