Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengungkapkan, pihaknya menggelar konperensi pres (konpres) di tengah-tengah warga di kawasan Kampung Mangkubumi, Medan, supara masyarakat tahu bahaya narkoba sekaligus sudah atensi seluruh pihak dan semua sudah pernah menjadi korban.“Kita pingin masyarakat tahu dan mengerti, narkoba ini menjadi atensi seluruh pihak karena sangat membahayakan generasi bangsa,” ungkap Dadang di Kampung Mangkubumi, Sabtu (01/09/2018). Lebih lanjut Dadang menyebutkan jika konpres ini terkait pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polrestabes Medan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.“Secara total kita mengungkap 11 kilogram sabu dengan modus dan jaringan yang berbeda-beda,” sebutnya. Salah satunya, kata Dadang, adalah modus jaringan narkoba yang akan diterbangkan dari Medan menuju Sulawesi dan di sana sudah akan ditampung oleh seseorang.Modus yang digunakan, coba untuk menyelundupkan sabu di dalam bungkus kacang berwarna merah.“Saat ini, kasus ini masih terus dalam penyelidikan. Karena sebanyak 4 kilogram sabu yang dimasukkan dalam bungkus kacang bermerek,” terang Dadang. Dalam kesempatan ini, petugas juga menangkap jaringan narkoba Aceh dengan barang bukti 5 kilogram sabu yang sudah dipecah-pecah menjadi satu kilogram.“Artinya selain Medan untuk tempat pemakaian, juga untuk transit yang datang dari sepanjang jalur pantai yang berbatasan dengan Malaysia masuk ke Aceh dan Medan.Kita berharap pengungkapan-pengungkapan ini mampu menekan peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba,” pungkas Dadang.(BS04)