Anggota TNI Pukul Petugas Wanita di SPBU, Kodam I/BB: Jadi Parjurit Jangan Merasa Istimewa

- Sabtu, 25 Agustus 2018 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082018/650_Anggota-TNI-Pukul-Petugas-Wanita-di-SPBU--Kodam-I-BB--Jadi-Parjurit-Jangan-Merasa-Istimewa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Komando Daerah Militer (Kodam) I/BB meyakinkan bahwasanya oknum anggota TNI yang melakukan pemukulan terhadap petugas wanita di SPBU 14.203.155 Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Rabu (22/08/2018) sore lalu, saat ini tengah diproses oleh Polisi Militer.

 

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/BB Letkol Inf Roy Hansen J Sinaga menyatakan, selain itu anggota TNI yang berdinas di Tapanuli Selatan tersebut juga sudah mengakui perbuatannya. "Terkait masalah di SPBU Tanjung Morawa, kami dari Kodam meyakinkan bahwa yang bersangkutan oknum anggota Kodam I/BB yang berdinas di daerah Tapsel. Saat ini anggota tersebut sudah diproses oleh yang berwenang untuk memeriksanya di Medan," ungkapnya kepada wartawan di kantor sementara Pendam I/BB, Sabtu (25/08/2018).

 

Kendati begitu, sebelum kasus pemukulan yang viral di media sosial ini terjadi, Roy menegaskan, jika Kodam I/BB sebetulnya sudah melakukan banyak usaha dan tindakan, serta menyampaikan berulangkali kepada prajurit untuk tidak merasa ekslusif dan istimewa, sehingga ditempat publik ingin minta didahului. Sebab, sambung dia, hal itu tentunya tidak dibenarkan dan akan tetap dikenai sanksi. "Tapi kami juga meminta kepada masyarakat, pada saat bertutur kata agar bersikap sopan dan santun, karena semuanya tidak ingin terjadi seperti ini," jelasnya.

 

Terkait pemukulan tersebut, Roy menjelaskan, anggota TNI berinisial Kopda DSE tersebut mengakui bahwasanya pada saat kejadian, dia hendak mengisi bensin di jalur mobil yang pada saat itu jalur depannya kosong. Namun kemudian terjadi pemukulan terhadap pegawai wanita di SPBU tersebut yang diketahui bernama Anggi. "Anggota yang bersangkutan memang mengakui tindakan tidak patut kepada pegawai SPBU. Tetapi yang bersangkutan juga mengatakan ada miss komunikasi pada saat akan memundurkan sepeda motornya, sehingga terjadi keributan dengan pegawai SPBU yang kebetulan adalah wanita," jelasnya.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, terang Roy, dalam kejadian itu ada kata-kata yang cukup kasar disebutkan pegawai SPBU sehingga memancing emosi dari istri oknum anggota TNI tersebut. Sehingga akibatnya terjadi saling umpat dan mencaci hingga berlangsung aksi pemukulan tersebut. "Namun kami yakinkan anggota sudah kami proses dan sudah di tangan pihak yang berwenang untuk memeriksanya," ujarnya.

 

Lagi pula, lanjut Roy, berdasarkan penelusuran yang telah dilakukan, pegawai SPBU wanita tersebut juga masih anggota Keluarga Besar Tentara (KBT). Karena orang tua Anggi tutur Roy, adalah purnawirawan TNI AD yang juga pernah bertugas di Kodam. "Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan berita ini," pungkasnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tingkatkan Jalinan Silaturahmi, Walikota Binjai Hadiri Safari Ramadan Kodam I/BB

Peristiwa

Kodam I/BB dan IKAL Sumut Gelar Dialog Kebangsaan

Peristiwa

Kodam I/BB dan IKAL Sumut Akan Menggelar Dialog Kebangsaan

Peristiwa

Ditangkap Provost Kodam I/BB, TNI Gadungan Diserahkan ke Polrestabes Medan

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Apel Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 yang digelar Kodam I/BB

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Hadiri Perayaan Natal Kodam I Bukit Barisan