Panglima TNI:

Prajurit TNI Mengemban Tugas Misi Pemeliharaan Perdamaian Merupakan Tugas Istimewa

Herman - Jumat, 24 Agustus 2018 14:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082018/6895_-Prajurit-TNI-Mengemban-Tugas-Misi-Pemeliharaan-Perdamaian--Merupakan-Tugas-Istimewa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-E Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic (Minusca Car), harus menjaga kepercayaan untuk mengemban tugas negara di Kancah internasional sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian di bawah bendera PBB.  Penugasan yang akan diemban merupakan tugas yang istimewa, dipercaya menjadi duta bangsa, Duta TNI dan diplomat TNI di forum internasional serta akan menjadi cerminan Tentara Nasional Indonesia di hadapan masyarakat dan tentara negara lain.

 

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, yang dibacakan Kasum TNI Laksamana Madya TNI Dr Didit Herdiawan MPA MBA, pada upacara militer pemberangkatan Satgas Kizi Konga XXXVII-E Minusca Car, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/08/2018).

 

Panglima TNI mengharapkan kepada para prajurit TNI untuk dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya, wujudkan rasa bangga dengan menjaga nama baik pribadi, satuan serta nama baik bangsa dan negara, tunjukkan bahwa prajurit prajurit TNI adalah prajurit-prajurit profesional dan mampu mengemban misi pemeliharaan perdamaian di bawah payung PBB dengan baik. 

 

Labih lanjut  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di daerah operasi diantaranya tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam bertugas.

 

“Tanamkan dalam diri bahwa setiap tugas pada hakekatnya adalah kehormatan, kesempatan memperluas wawasan, pengalaman dalam rangka peningkatan profesionalisme perorangan, satuan pahami dan kuasai aturan pelibatan prosedur standar operasi demi kelancaran dan keberhasilan tugas pokok, serta hormati dan junjung tinggi budaya setempat,” tegas Panglima TNI.

 

“Para unsur komandan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh anggotanya dan kuasai benar kemampuan dan batas kemampuan rincian tugas prosedur standar operasi ataupun aturan pelibatan yang telah ditentukan,” pungkasnya.

 

Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-E Minusca Car berjumlah 200 Prajurit TNI terdiri dari 174 personel TNI AD, 19 TNI AL, 4 TNI AU dan 3 personel Mabes TNI yang akan melaksanakan tugas selama satu tahun  di Bangui Republik Afrika Tengah dengan pimpinan Mayor Czi Setiawan Nur Prakoso yang sehari-hari menjabat sebagai Denzipur-4/Yudha Karya Nyata Kodam XIII/Merdeka.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD

Peristiwa

Pemko Medan Ikuti Pembukaan Bazar Murah Ramadan Oleh Panglima TNI

Peristiwa

Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan