Pangdam I/BB Resmi Dijabat Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah

- Senin, 20 Agustus 2018 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082018/8413_Pangdam-I-BB-Resmi-Dijabat-Mayjen-TNI-M-Sabrar-Fadhilah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Guna melahirkan pemimpin yang dapat merangkul semua lapisan masyarakat, mutasi jabatan pimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat kembali dilaksanakan. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB), Pangdam Iskandar Muda (IM) dan Kepala Dinas penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad) di Aula AH Nasution, Mabesad, Jakarta Pusat, Senin (20/08/2018).

 

Adapun pejabat yang melakukan sertijab yakni Pangdam I/BB dari Mayjen TNI Ibnu Triwidodo SIP, kepada Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah, kemudian Pangdam IM dari Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH, kepada Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, serta Kadislitbangad dari Brigjen TNI Dandang Doetoyo kepada Brigjen TNI Mulyo Aji MA.

 

Kasad Jendral TNI Mulyono mengatakan, pergantian pejabat tersebut merupakan implementasi dari proses regenerasi kepemimpinan dan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan dari para pemimpin pendahulu. Untuk itu kepada pejabat baru Pangdam IM yang membawahi komando kewilayahan di provinsi Aceh dan Pangdam I/BB Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi provinsi Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepri, beliau berpesan agar dapat merangkul semua lapisan masyarakat. "Serta dapat diterima oleh segenap kalangan, baik dari pemerintahan, partai politik sampai rakyat di level bawah. Sehingga diharapkan mampu menyatukan berbagai kepentingan guna mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang masih ada," jelasnya.

 

Dalam amanatnya, Mulyono mengungkapkan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam memiliki karakteristik yang khas dengan akar budaya islam yang kental dan latar belakang sejarah separatisme yang masih dirasakan pengaruhnya hingga kini. "Meski diterpa berbagai permasalahan, provinsi yang kaya ini terus mencoba untuk maju," sebutnya.

 

Sedangkan untuk wilayah Bukit Barisan, sambungnya, memiliki potensi ancaman yang datang dari luar, khususnya dari Selat Malaka. Ia menyebutkan, selat ini merupakan jalur pelayaran penting di dunia dengan tingkat kejahatan dan penyelundupan tinggi di kawasan Asia. Selain itu juga sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba dan kriminalitas. "Pelihara dan tingkatkan kewaspadaan dalam upaya mengelola dan mengantisipasi potensi konflik yang dapat timbul, selenggarakan tugas-tugas yang diamanahkan dalam Undang Undang dengan baik, laksanakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan TNI AD secara profesional" tegasnya.

 

Upacara Sertijab itu dihadiri oleh Wakasad, Irjenad, para Asisten dan Kasahli Kasad, para Pangkotama, Komandan, Direktur, dan Kepala Balakpus TNI AD, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana beserta jajarannya, serta para Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI AD. (Dispenad). (BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan serta Brevet Korps Marinir

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara

Peristiwa

Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel

Peristiwa

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Peristiwa

Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka

Peristiwa

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD