Beritasumut.com-Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Drs HT Darmansah MA melepas keberangkatan jemaah calon haji (calhaj) Kloter 22/MES yang merupakan kloter terakhir Embarkasi Medan di Aula Jabal Nur Asrama Haji, Medan, Rabu (15/08/2018). Darmansah dalam sambutannya mengingatkan jemaah calhaj agar selalu menjaga kesehatan dan pola makan karena ibadah haji adalah ibadah fisik yang memerlukan stamina yang prima.Darmansah juga menyampaikan, jemaah calhaj juga jangan terlalu memikirkan kondisi di tanah suci, baik fasilitas, akomodasi konsumsi dan transportasi karena semuanya telah disediakan oleh Kementerian Agama yang pelayanannya dari tahun ke tahun semakin baik. “Salah satu peningkatan pelayanan tahun ini adalah pemeriksaan biometrik dan sidik jari di embarkasi, walaupun memakan waktu yang cukup lama namun di Bandara Arab Saudi jemaah calhaj tidak perlu mengantre terlalu lama yang biasanya mengantre empat sampai lima jam,” ungkapnya dilansir dari laman sumut.kemenag. Kepada petugas yang menyertai jemaah calhaj, Darmansah mengharapkan agar melayani jemaah haji dengan baik, selalu berkoordinasi antara sesama petugas haji, dan kepada jemaah calhaj tidak perlu sungkan bertanya dan berkomunikasi dengan petugas haji.Selain itu, Darmansah juga mendoakan jemaah calhaj agar selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan ibadah haji dan kembali ke tanah air menjadi haji mabrur. Sementara itu, Kabid Dokumen PPIH Embarkasi Medan H Eri Nofa SE MAP menambahkan, jemaah calhaj Kloter 22/MES berjumlah 216 orang berasal dari Medan 172 orang, Simalungun 1 orang, Asahan 5 orang, Mandailing Natal 1 orang, Pematangsiantar 1 orang, Labuhanbatu 2 orang, Padaanglawas 17 orang, Tapanuli Selatan 10 orang, Padangsidimpuan 2 orang, TPHD Padanglawas 1 orang, TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang dan TKHI 3 orang.“Satu orang calhaj batal berangkat an. Lania Mulia Siregar binti MR Mulia, 53 tahun manifes nomor 2017 asal Padanglawas Utara karena sakit sebelum masuk asrama,” ungkapnya. Eri mengungkapkan, tiga calhaj mengisi seat pada kloter ini yakni Muhammad Jamiat Bahrumsyah Bin Bahrumsyah (51) manifes 216 eks kloter 12/MES manifes 393 asal Kota Medan, Syafaruddin Hasbullah bin Hasbullah Pulungan (54) manifes 217 eks kloter 14/MES manifes 118 asal Padangsidimpuan dan Rosmita Marahamin Hasibuan binti Marahamin Hasibuan (54) tahun manifes 218 eks kloter 14/MES manifes 119 asal Padangsidimpuan. “Sampai dengan kloter terakhir ini, sebanyak 69 jemaah haji batal berangkat ke tanah suci disebabkan wafat dan sakit sebelum masuk asrama dan sakit sesudah masuk asrama,” pungkasnya.(BS09)