Pemprovsu Siap Jadi Pilot Project Sistem Kepegawaian Elektronik

- Senin, 13 Agustus 2018 20:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082018/7658_Pemprovsu-Siap-Jadi-Pilot-Project-Sistem-Kepegawaian-Elektronik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com–Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) siap menjadi Pilot Project atau percontohan tentang sistem kepegawaian melalui elektronik. Bahkan, saat ini Pemprovsu sudah menjadi percontohan bagi provinsi lain tentang pengembangan aplikasi e-planning dan e-budgeting, yang dapat diakses langsung melalui internet dimana pun berada. Demikian ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj Sabrina MSi, ketika menerima Kepala Kantor Regional (Kakanreg) VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan English Nainggolan SH MH, Senin (13/8/2018) di ruang kerjanya lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro No 30 Medan.

 

“Dengan menerapkan sistem elektonik, kita bisa mengikuti perkembangan zaman yang banyak memakai sistem elektronik atau pun internet, hingga masyarakat bisa mengetahui hanya dengan cara akses internet,” kata Sabrina, yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Pegawai BKD Sumut Abdul Khoir.

 

Meski demikian, Sabrina masih memiliki keinginan besar untuk sistem data ASN, khususnya di seluruh Sumut,  sistem kepegawaian seperti data  ASN yang tersimpan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprovsu dapat dicari melalui internet. Tujuannya, tidak hanya mengurangi pemberkasan dengan menggunakan kertas, juga ASN tidak perlu lagi meninggalkan tugas hanya untuk mengantar data ke instansi berwenang, misalnya ASN daerah tidak lagi mengantarnya ke BKD Provinsi.

 

“ASN yang aktif cukup melalui internet menyampaikan berkas ke instansi terkait yakni Badan Kepegawaian Daerah setempat, tanpa harus membawa berkas yang berupa kertas-kertas. Dan BKD sendiri cukup membuka data di website bisa langsung tanpa mencari berkas di gudang. BKD setempat juga harus aktif dalam hal status ASN yang akan medapatkan kenaikan pangkat  atau kenaikan gaji berkala, cukup menginformasikan kepada ASN melalui email ASN, dan ini mempermudah sistem kepegawaian kedepannya,” kata Sabrina.

 

Terkait dengan penempatan Kakanreg VI BKN  Medan yang baru English Nainggolan, Sabrina berharap bisa bekerjasama dalam hal kepegawaian di Sumut. “Sebagai perwakilan BKN pusat, Kepala Kareg VI BKN Medan yang baru saya harapkan bisa bekerjasama dengan Pemprovsu, seperti sebelumnya dalam hal sistem pegawai di Sumatera Utara,” ujarnya.

 

Kakanreg VI BKN Medan English Nainggolan yang saat itu didampingi Sestama BKN Pusat Usman Gumanti  mengatakan akan melanjutkan program kebijakan pendahulunya, serta tidak tertutup kemungkinan menerapkan sistem kepegawaian mengunakan elektonik lebih baik lagi dari sebelumnya. Termasuk sistem penerimaan ASN baru CASN atau sebelumnya CPNS. “Ke depan masyarakat yang ingin mengikuti formasi CASN cukup melalui internet dan ini sudah dilakukan berapa tahun terakhir yang langsung link ke BKN Pusat,” pungkasnya. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Peristiwa

Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi

Peristiwa

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Peristiwa

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Peristiwa

Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal