Bakamla RI Terus Pantau Kamla Zona Barat Via Udara

- Senin, 13 Agustus 2018 18:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082018/7331_Bakamla-RI-Terus-Pantau-Kamla-Zona-Barat-Via-Udara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Patroli Udara Maritim Wilayah Zona Barat dikomandani Fery Darmawan SE, melanjutkan pemantauan perairan melalui operasi udara maritim dari wilayah Tanjung Pinang hingga Tanjung Pandan, Minggu (12/08/2018). 

 

Patroli pemantauan perairan secara visual oleh Bakamla RI melalui udara kali ini dilaksanakan dalam upaya menjaga keamanan perairan Indonesia dari tindakan ilegal dilaut Kawasan Barat Indonesia yang berbatasan dengan negara tetangga Singapura, mengingat masih tingginya potensi penyelundupan yang cenderung terus meningkat terutama narkoba. Hari ini, patroli memasuki hari terakhir Operasi Bhuana Nusantara VI sebelum memulai operasi berikutnya.

 

Dalam menjalankan patroli udara maritim ini, Bakamla RI telah menetapkan strategi yaitu dengan penyesuaian waktu, sasaran, tempat atau cakupan area operasi berdasarkan data Pusat Informasi Maritim (PIM) Bakamla RI. Hal itu sesuai pula dengan fungsi Bakamla RI sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014 Tentang Bakamla, yaitu menyinergikan dan memonitor pelaksanaan instansi keamanan laut, serta menyelenggarakan sistem pemantauan dini keamanan dan keselamatan di laut.

 

Dijelaskan oleh Fery, sasaran operasi ini antara lain untuk mencegah dan menindak pemasukan barang illegal, illegal fishing, serta pengawasan terhadap kejahatan lintas negara khususnya pengawasan terhadap penyelundupan narkotika jalur laut, mengingat trennya saat ini menunjukkan peningkatan. "Hasil operasi udara dari Tanjung Pinang menuju Tanjung Pandan, yaitu tidak ditemukan kapal yang beraktifitas mencurigakan, secara visual diperairan tanjung pinang didapat tujuh kapal ikan dan Cable Ship (kapal Kabel) dengan nama lambung Limin Venture," jelasnya melalui siaran persnya, Senin (13/08/2019).

 

Kemudian diperairan Bangka Belitung, sambung Fery, didapat kapal tongkang yang tidak membawa muatan (kosong), 5 kapal nelayan, kapal pertamina, dan kapal pengisian BBM. "Adapun di perairan Tanjung Pandan terlihat keberadaan kapal yacht dan kapal ikan. Hasil operasi ini langsung dilaporkan ke Bakamla RI Pusat untuk ditindaklanjuti ke unsur laut dan stakeholder," pungkasnya. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia

Peristiwa

Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu

Peristiwa

Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira

Peristiwa

Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali

Peristiwa

Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan

Peristiwa

Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten