Beritasumut.com-Ratusan pengemudi Grab Bike gruduk markas Polrestabes Medan di Jalan HM Said. Kedatangan ratusan pengemudi ojek online ini bermaksud untuk mendapatkan izin dari Satuan Intelkam Polrestabes Medan untuk berunjuk rasa ke kantor Regional Medan Grab di CBD (Central Bussiness District) Polonia Medan. Namun sayangnya aksi liar yang mereka lakukan dibubarkan oleh petugas Polrestabes Medan Kata salah satu driver Grab Bike, Doni saat berada di depan markas Polrestabes Medan mengatakan ia dan rekan-rekannya sangat kecewa dengan manajemen Grab. “Skema intensif kami dirubah bang. Biasanya kami dapat 24 orderan dalam sehari barulah keluar dana intensifnya. Nah sekarang harus mencapai 29 orderan dalam sehari. Untuk mencapai 20 orderan dalam sehari saja susah. Ini kok malah dinaikkan,” jelasnya kepada wartawan, Senin (06/08/2018). Bukan itu saja, promo-promo bonus juga sudah tidak dikeluarkan oleh pihak perusahaan. Kemudian jumlah driver di Medan ini sudah terlalu banyak. Makanya ia meminta pada perusahaan agar pendaftaran ditutup. “Ya inilah kedatangan kami mau minta izin dari Intel Polrestabes Medan. Kalau izin sudah keluar maka kami segera menuju ke CBD. Yang jelasnya kami berunjuk rasa di sana,” tandasnya.(BS06)