Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) memberikan bantuan Biaya Kuliah kepada Agustiani Pohan (19) Putri Alm. Saifudin Pohan (50), Nelayan korban tenggelam di Kecamatan Barus sebesar Sepuluh juta rupiah bersumber dari Infaq PNS Pemkab Tapteng Tahun 2018. Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyerahkan bantuan biaya kuliah tersebut bertempat di Ruang Garuda Kantor Bupati Tapteng, pertengahan pekan kemarin. Bupati Tapteng didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Tapteng Citra Bakhtiar Ahmad Sibarani, Ketua Baznas Kab. Tapteng Ir Aris Sutrisno, dan Bendahara Baznas Kab. Tapteng Ramli Samosir berpesan kepada Agustiani Pohan yang saat ini sedang kuliah semester 3 di Al Hikmah Medan, Jurusan Pendidikan Agama Islam agar tabah menghadapi musibah yang menimpanya.Bupati Tapteng berharap Agustina terus berjuang melanjutkan pendidikannya. “Agustina harus bertekad menyelesaikan pendidikan, meraih cita-cita, terutama dapat membanggakan ibunda dan keluarga, serahkan diri kepada ridha Allah SWT, rajin beribadah dan Sholat Lima Waktu. Disini ada bantuan biaya pendidikan sebesar Sepuluh juta rupiah untuk membantu biaya kuliahmu, mengurangi beban ibu. Masukkan ke Tabanasmu, pergunakan dengan hemat mungkin dan seperlunya," ujar Bupati dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (05/08/2018). Sementara itu, Agustina mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapteng yang telah dengan sukarela mambantu biaya kuliahnya."Mudah-mudahan pemberian Pak Bupati saya pergunakan dengan sebaik-baiknya untuk biaya kuliah. Semoga Bapak Bupati dan keluarga, serta jajarannya diberi kesehatan oleh Allah SWT dan diberi kebijaksanaan memimpin Kabupaten Tapteng,” ucapnya. Sebelumnya, Ketua Baznas Kab. Tapteng Ir Aris Sutrisno menjelaskan bahwa sebelumnya Bupati Tapteng juga telah melayat di Rumah Duka di Dusun I Kade Tigo, Kecamatan Barus.“Bantuan Infaq ini bersumber dari Infaq PNS Pemkab Tapteng Tahun 2018 untuk membantu Agustina, Putri Alm. Saifudin Pohan (50), Nelayan Tradisional asal Kedai Tigo, Kecamatan Barus, Kab. Tapteng, Provinsi Sumatera Utara, yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah tenggelam. Selanjutnya, ditemukan tidak bernyawa pada Senin sore 30 Juli 2018 sekitar pukul 16.00 WIB di pinggir Pantai Kedai Gedang,” jelas Aris.(BS09)