Beritasumut.com-Pembangunan dilaksanakan untuk mempermudah hidup masyarakat sehingga tidak cenderung bergantung pada satu aspek saja. Kegiatan pembangunan pada hakikatnya mengadakan perubahan ekosistem dan lingkungan hidup. Hal tersebut dikatakan Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Robinson Tallupadang yang menyampaikan TMMD ke-102 Kodim 0207/Simalungun memiliki suatu cerita yang luar biasa di mana jalan tidak dapat dilalui apabila hujan dan selesai hujan. Tapi sekarang masyarakat dapat melakuinya kapan saja. "Selama proses pengerjaan penuh dengan tantangan yang dihadapi oleh personel satgas TMMD, karena selama proses TMMD, wilayah Kota Pematangsiantar sering mengalami hujan, sedangkan target harus cepat tercapai. Akan tetapi dengan semangat para anggota satgas TMMD halangan tidak jadi masalah. Pengerjaan dari nol harus bisa menjadi 100 persen dan mencapai target yang diinginkan," ungkap Dandim, Jumat (03/08/2018). Sementara itu, seperti Kasdim 0207/Simalungun mengatakan di Rapat perdana menjelang penutupan TMMD bahwa Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan. Sarana dan prasarana fisik, atau sering disebut dengan infrastuktur, merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem pelayanan masyarakat. "Sehingga harapan seluruh pihak, TMMD ini harusnya menjadi fasilitas fisik merupakan hal yang vital guna mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, perekonomian, industri dan kegiatan sosial di masyarakat dan pemerintahan," pungkasnya.(Rel)