Beritasumut.com-Hanya gara-gara cat tembok di jembatan Jalan Pasar IV, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, dua kelompok organisasi kepemudaan, IPK dan Pemuda Pancasila Desa Bandar Klipa, sempat bentrok. Beruntung, persoalan itu dengan cepat ditangani pihak Polsek Percut Sei Tuan. Kedua pihak akhirnya melakukan kesepakatan perdamaian disaksikan oleh Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, Kamis (02/08/2018) siang kemarin. Dilansir dari laman tribatanews.sumut, Jumat (03/08/2018), bentrok berawal ketika tembok jembatan tersebut dicat dengan warna loreng IPK. Namun, pemuda yang tergabung dalam organisasi PP Desa Bandar Klipa merasa tidak senang, sehingga terjadi keributan. Informasi yang diperoleh, akibat kejadian itu, 2 orang disebut terluka. Namun, sebelum bentrokan makin meluas, petugas yang mendapat informasi langsung turun untuk menetralisir situasi. Kompol Faidil Zikri dalam keterangannya mengatakan, pihaknya melakukan mediasi antara PP dan IPK terkait masalah jembatan Pasar IV, Desa Bandar Klippa. Bersama pihak Muspika, yakni Camat Percut Sei Tuan, Timur Tumanggor, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan perwakilan kedua OKP Bandar Klipa itu, akhirnya dicapai kesepakatan untuk mengecat ulang tembok dengan warna putih. “Kita lakukan mediasi perwakilan kedua belah pihak, jadi mereka sepakat berdamai tidak ada dendam satu sama lain. Temboknya kita cat ulang jadi warna putih,” pungkas Kapolsek.(BS04)