Capai 50 Hektare, Kebakaran Hutan Dolok Tolong Tobasa Akhirnya Berhasil Dipadamkan

- Jumat, 27 Juli 2018 19:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/5447_Capai-50-Hektare--Kebakaran-Hutan-Dolok-Tolong-Tobasa-Akhirnya-Berhasil-Dipadamkan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kebakaran menghanguskan sekitar 50 hektare hutan lindung di Dolok Tolong, tepatnya di Desa Sibodiala, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Kebakaran yang terjadi sejak Rabu (25/07/2018) sekitar pukul 11.00 WIB lalu ini, akhirnya pada Jumat (27/07/2018) pagi berhasil dipadamkan.

 

"Sejauh ini api sudah berhasil di jinakkan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tobasa Herbet Pasaribu kepada wartawan.

 

Sampai saat ini personil, khususnya dari BPBD masih standby di lokasi hutan. Hal ini, kata Herbet, dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali marak."Personil masih berjaga-jaga. Karena tadi pagi di beberapa titik asap masih terlihat. Tapi saat ini sudah tidak ada lagi," jelasnya.

 

Lebih jauh Herbet menjelaskan, pemadaman kebakaran hutan Dolok Tolong terbantu dengan turunnya hujan deras pada Kamis (26/07/2018) malam hingga dini hari. Rencana penyiraman hutan yang dilakukan dengan water bom oleh Kementerian pun tidak jadi dilakukan."Hujan deras tadi malam sangat membantu petugas untuk upaya pemadaman," jelasnya.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Poldasu) Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menambahkan, untuk membantu pemadaman api, sebanyak 75 personil Polres Tobasa turut diturunkan. Pemadaman sempat sulit dilakukan, dikarenakan susahnya akses ke titik api serta keterbatasan mobil pemadam kebakaran.

 

Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat, kata Tatang, kebakaran diduga berasal dari tanaman lalang pinggir Jalan Aspal Hitam (Jalinsum Tarutung-Balige) Dusun Sukarame.

 

"Kemudian api dengan cepat menyebar naik ke atas bukit lalu ditiupan angin kencang hingga membakar tanaman lalang yang sudah mengering dan tanaman pinus yang tumbuh di sekitar hutan tersebut. Dimana iklim cuaca di Kecamatan Tampahan ini sedang kemarau dan tidak pernah hujan selama 21 hari," pungkasnya.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam

Peristiwa

Rumah Dua Lantai di Pekan Labuhan Hangus Terbakar

Peristiwa

Kebakaran Rumah Dua Lantai di Mabar, Satu Orang Terluka

Peristiwa

Kantor Dinas Pendidikan Sumut Terbakar

Peristiwa

Enam Rumah di Sidorame Timur Hangus Terbakar

Peristiwa

Panti Asuhan di Helvetia Terbakar