Beritasumut.com-Kondisi Rahmawati, ibu empat anak warga Dusun 3, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, cukup menyedihkan.Sejak mengalami lumpuh lima tahun lalu, ditambah penyakit diabetes dan komplikasi lainnya, membuat seluruh harta bendanya habis, termasuk juga rumah tinggalnya. Kini, bersama dengan keluarganya, dia terpaksa menumpang di gubuk reot milik tetangganya. Atap bocor sudah menjadi 'makanan' sehari-hari jika hujan datang. Untuk memperbaiki atap gubuk yang bocor mereka menambal dengan seng seng bekas seadanya. Suaminya Ahmad Safii hanya bekerja sebagai buruh bangunan yang kadang kerja kadang tidak. Untuk biaya perobatan, suaminya sudah tak sanggup lagi. Rahmawati pernah berobat ke Rumah Sakit Umum Deliserdang selama 10 hari menggunakan BPJS namun karena tak sanggup membayar iuran bulanan BPJS. Dia pun terpaksa keluar dari rumah sakit dan bertahan di rumah saja. "Kami 5 orang sekeluarga kalau BPJS dibayar 5 dulu punya tapi sekarang tak bisa bayar lagi," kata Rahmawati, Jumat (27/7/2018). Kini Rahmawati hanya bisa pasrah, berharap banyak ada pihak yang bersedia membantu mereka. Sementara Ahmad Syafii, suami Rahmawati mengatakan meski serba kekurangan namun ia tetap berjuang untuk menghidupi keluarganya. "Karena biaya berobat yang mahal. Saya sudah jual tanah dan rumah kami, kini kami ini numpang di rumah orang ada yang ngasi tempat tinggal meski gubuk tidak apa beginilah keadaannya," ujarnya. (BS05)