Warga Nisel Ini Nyaris Ditelan Ombak Karena Selamatkan Perahu

- Kamis, 26 Juli 2018 22:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/4311_Warga-Nisel-Ini-Nyaris-Ditelan-Ombak-Karena-Selamatkan-Perahu.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com–Perlu Hati Daya, warga Nias Selatan ini terbawa arus ombak laut di Desa Bawoganowo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan saat hendak menyelamatkan perahu miliknya yang hanyut ke laut.

 

Kasubbag Humas Polres Nias Selatan, Brigadir Octo mengatakan, pada hari Rabu (25/07/2018) sekira pukul 07.30 WIB, petugas menerima informasi masyarakat Desa Bawoganowo bernama Sendirian Harita, bahwasannya ada warga terbawa arus ombak laut. Kemudian sekira pukul 08.30 wib, Personil Sat Sabhara dan Sat Intelkam langsung mendatangi ke TKP di Desa Bawoganowo, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan. “Ada 3 orang masyarakat Desa Bawoganowo yang menyelamatkan perahu sampan yang terbawa arus ombak tersebut antara lain Ramahati Harita, Angelius Zebua dan Perlu Hati Daya,” ujarnya dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Rabu (25/07/2018).

 

Brigadir Octo menyebutkan, setelah ketiga warga hanyut dibawa ombak, saat kembali ke daratan, dua masyarakat diantaranya terjebak arus sehingga perahu tersebut terbalik. “Dua orang yang berada di atas perahu penyelamat ikut terbalik dan terbawa arus ombak. Kemudian masyarakat sekitar membantu warga yang terbawa arus tersebut, sehingga kedua orang tersebut berhasil diselamatkan,” sebutnya.

 

Sementara seorang warga bernama Perlu Hati Daya yang menaiki perahu miliknya yang sebelumnya terbawa arus, belum bisa menyelamatkan diri dan kembali ke daratan dikarenakan ombak yang begitu besar. “Sehingga Perlu Hati Daya masih menunggu di atas sampan yang mesinnya rusak, dan alat dayungnya tidak ada. Sementara jaraknya sekitar 1 kilometer dari pinggir pantai. Korban menunggu dijemput oleh BNPB dengan menggunakan Speed Boat,” ujarnya.

 

Namun sekira pukul 11.30 WIB, salah seorang warga Desa Bawoganowo yang pemberani bernama Agus Daya menolong korban dengan cara berenang menuju perahu menggunakan ban dalam bekas mobil. Ketika sesampainya di perahu korban, keduanya kemudian mendayung dengan perlahan perahu sampan tersebut menuju pinggir pantai dengan hati-hati, hingga akhirnya berhasil selamat sampai ke daratan.

 

Brigadir Octo menjelaskan, Kades Bawoganowo Permintaan Talunohi sebelumnya juga telah menghubungi pihak BNPB untuk meminta bantuan. "Namun dikarenakan bantuan Spead boat dari BNPB lama datang, salah seorang warga bernama Agus Daya yang bisa menyelamatkan korban. Caranya Agus berenang memakai pelampung ban dalam mobil ke perahu sampan korban, hingga akhirnya korban berhasil selamat sampai ke daratan. (BS04)

 


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Sumut Bobby Nasution Mulai Benahi Infrastuktur Kepulauan Nias Tahun Ini

Peristiwa

Bareskrim Kantongi Identitas Tersangka Kasus Pagar Laut di Bekasi

Peristiwa

Tri Sumatera Hadirkan Pembelajaran Digital dan Sportivitas di Nias Selatan

Peristiwa

Dukung Keberlanjutan Perikanan, Mahasiswa UPER Rancang Prototipe Bisnis Hasil Tangkap Laut

Peristiwa

Kades Kohod Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen Pagar Laut Tangerang

Peristiwa

Wilayah Zona IV Kabupaten Nias Selatan Gelar Musrenbang